Breaking News:

Berita Semarang

Masa Lalu Kelam Dokter yang Taburkan Sperma ke Makanan, Proses Hukum Terus Lanjut

Berdasarkan hasil pemeriksaan kejiwaan oleh rumah sakit di Kota Semarang, dokter tersebut  dinyatakan menderita gangguan jiwa

Editor: muslimah
newspakistan.tv
Ilustrasi Gangguan jiwa 

TRIBUNJATENG.COM - Terungkap masa lalu dokter yang mencampurkan sperma ke makanan setelah mengintip istri teman mandi.

Berdasarkan hasil pemeriksaan kejiwaan oleh rumah sakit di Kota Semarang, dokter tersebut  dinyatakan menderita gangguan jiwa.

Dokter yang sedang menempuh Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) di sebuah universitas di Kota Semarang itu jadi tersangka kasus pelecehan seksual.

Kabidhumas Polda Jawa Tengah, Kombes Pol M Iqbal Alqudusy mengatakan pemeriksaan kejiwaan tersangka dilaksanakan secara maraton selama dua minggu oleh tim dokter dari berbagai disiplin medis.

Baca juga: Pelaku Pembunuhan di Subang Tinggalkan Barang Bukti Penting, Sempat Tak Terendus Polisi

Baca juga: Harga Mulai Rp 1 Jutaan Dibekali Kamera 50 MP, Xiaomi Redmi 10 Resmi Masuk Indonesia

"Tersangka diperiksa oleh tim yang terdiri psikolog, psikiater serta beberapa dokter lain. Hasilnya, dia dinyatakan mengidap kelainan kejiwaan," jelas Iqbal dalam keterangan pers, Jumat (17/9/2021).

Iqbal menjelaskan, tersangka diketahui mengalami kelainan jiwa akibat trauma psikologis saat masih kecil dan hidup di lingkungan keluarga yang kurang harmonis.

"Sehingga tersangka melampiaskan melalui nonton tayangan pornografi dan memperoleh kepuasan karena itu," tambah Kabidhumas.

Kendati demikian, kondisi kejiwaan tersangka tidak terlalu berdampak pada aktivitas normal dalam kesehariannya sehingga proses hukum tetap berlanjut.

Menurut Iqbal, tim penyidik telah memenuhi persyaratan pemeriksaan kejiwaan tersangka dan melimpahkan berkas penyidikannya ke Kejaksaan Negeri Semarang.

"Keterangan dokter tentang kondisi kejiwaan itu yang beberapa waktu lalu diminta oleh tim kejaksaan. Rabu kemarin, berkas sudah kami limpahkan kembali ke Kejari," ujar Iqbal.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved