Breaking News:

Berita Sragen

5 Rumah Sakit di Sragen Dapat Rapor Merah, di Antaranya RSUD dr Soehadi Prijonegoro Sragen

Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati meluapkan kemarahannya setelah mendapati lima dari 10 rumah sakit di Sragen mendapat rapor merah dari BPJ

Penulis: Mahfira Putri Maulani | Editor: m nur huda
Tribun Jateng/Mahfira Putri Maulani
Gedung RSUD dr Soehadi Prijonegoro Sragen. 

TRIBUNJATENG.COM, SRAGEN – Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati meluapkan kemarahannya setelah mendapati lima dari 10 rumah sakit di Sragen mendapat rapor merah dari BPJS Kesehatan.

Kemarahan Bupati itu diluapkan saat memberi sambutan pada peresmian Oxygen Generator di RSUD dr. Soehadi Prijonegoro Sragen, Jumat (17/9/2021) lalu.

Bupati menyayangkan salah satu rumah sakit yang mendapatkan rapor merah adalah RSUD dr Soehadi Prijonegoro Sragen. Dimana RSUD ini merupakan satu-satunya RS dengan tipe B.

Yuni mengatakan Soehadi mendapatkan nilai paling jelek dari lima RS lainnya yang notabenenya adalah RS swasta di Sragen.

Orang nomor satu di Bumi Sukowati itu membandingkan dengan RSUD dr Seoratno Gemolong yang sama-sama berstatus badan layanan umum daerah (BLUD) namun bisa mendapat rapor hijau dari BPJS.

Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati ditemui ketika tinjau vaksinasi pelajar di SMPN 5 Sragen, Jumat (10/9/2021).
Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati ditemui ketika tinjau vaksinasi pelajar di SMPN 5 Sragen, Jumat (10/9/2021). (Tribun Jateng/ Mahfira Putri Maulani)

"Mohon ini jadi perhatian para dokter. Dari 10 rumah sakit, lima rumah sakit rapornya merah oleh BPJS. Termasuk RSUD Soehadi Prijonegoro."

"Kalau Soeratno saja bisa dapat rapor hijau, kenapa Seohadi tidak? Faktornya di mana? Apakah ketidakmampuan direktur? Atau ketidakpatuhan para dokter yang bekerja di sini. Ini untuk jadi perhatian ke depan," terang Bupati tegas.

Adanya rapor merah itu dikatakannya bisa membuat keberlangsungan kerja sama dengan BPJS kesehatan dalam perhatian khusus.

Pada kesempatan itu, Yuni memberikan target selama satu bulan ke depan untuk merubah rapor RSUD dr. Soehadi Prijonegoro menjadi hijau.

Jika tidak, dirinya mengancam akan memberi hukuman kepada manajemen RSUD dr. Soehadi Prijonegoro Sragen.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved