Breaking News:

Ada Aturan Baru PPnBM, Harga Mobil LCGC bakal Naik 

LCGC dikenakan tarif sebesar 3 persen, sehingga akan mengalami kenaikan harga.

Editor: Vito
(Stanly/Otomania)
ilustrasi Mobil LCGC 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Mulai 16 Oktober 2021, pemerintah akan menetapkan aturan Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) terbaru, yang akan didasarkan pada emisi gas buang.

Berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) 73 tahun 2019 tentang Barang Kena Pajak yang Tergolong Mewah Berupa Kendaraan Bermotor yang Dikenai Pajak Penjualan atas Barang Mewah, pasal 25, menyebut, LCGC akan dikenakan tarif PPnBM sebesar 15 persen, dengan Dasar Pengenaan Pajak (DPP) sebesar 20 persen dari harga jual.

Secara otomatis, aturan itu akan membuat mobil yang masuk ke kategori Low Cost Green Car (LCGC) dikenakan tarif sebesar 3 persen. Sehingga, mobil yang banyak diminati masyarakat perkotaan itu akan mengalami kenaikan harga, dan berpotensi menekan penjualan.

Di Indonesia, tercatat ada delapan mobil yang masuk ke segmen LCGC, meliputi Daihatsu Ayla dan Sigra, Honda Brio Satya, Toyota Agya dan Calya, Suzuki Karimun Wagon R, serta Datsun GO dan GO+.

Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) pada Juli 2021, segmen LCGC mengalami penurunan penjualan cukup dalam, yakni hingga 24 persen dibandingkan dengan bulan sebelumnya, atau dari 10.276 unit menjadi 8.283 unit.

Pengenaan pajak 3 persen untuk produk LCGC itu bisa diprediksi akan membuat pasarnya semakin lesu, terlebih saat segmen SUV tengah mendapat minat yang tinggi dari masyarakat.

Marketing Director PT Toyota Astra Motor (TAM), Anton Jimmi Suwandy mengatakan pihaknya sedang mempersiapkan segala hal untuk menerapkan aturan terbaru tersebut. "Kondisi sedang dalam persiapan," katanya, saat dikonfirmasi Tribun, akhir pekan lalu.

Diketahui, Toyota memiliki LCGC berupa Agya dan Calya. Selama ini, produk LCGC buatan Toyota terus mengalami pertumbuhan yang cukup positif, terlebih di 2021. Secara total, Agya dan Calya hingga Agustus 2021 menyumbang 34.685 unit wholesales, meningkat 64 persen dari periode yang sama tahun lalu, di angka 21.185.

Masing-masing model menunjukkan peningkatan, seperti Agya yang sampai Agustus 2021 mencatat angka 11.114 meningkat 56 persen dari periode yang sama tahun lalu sebanyak 7.106 unit.

Sementara Calya tahun ini sudah mencetak 23.571 unit penjualan meningkat dari periode yang sama tahun lalu sebesar 67 persen dari penjualan sebanyak 14.079 unit selama Januari-Agustus 2020.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved