Breaking News:

Berita Pekalongan

Alasan Pemkot Pekalongan Gencarkan Tes Swab Meski Kasus Covid-19 Landai

Meskipun angka kasus Covid-19 kian menurun, namun upaya Pemerintah Kota Pekalongan dalam memutus penyebaran Covid-19 tidak pernah kendor.

TRIBUNJATENG.COM, PEKALONGAN - Meskipun angka kasus Covid-19 kian menurun, namun upaya Pemerintah Kota Pekalongan dalam memutus penyebaran Covid-19 tidak pernah kendor.

Berbagai langkah terus dilakukan untuk menekan angka kasus agar Kota batik ini segera bebas dari pandemi.

Seperti yang dilakukan pada Sabtu malam, (18/9/2021) di eks Pendopo Kabupaten Pekalongan, tim satgas Covid-19 Kota Pekalongan melakukan tes swab antigen secara acak kepada 416 warga dan hasilnya non-reaktif.

Wali Kota Pekalongan Achmad Afzan Arslan Djunaid menyampaikan, sesuai dengan data di lapangan kondisi masyarakat Kota Pekalongan mengenai Covid-19 sudah kondusif. 

Kemudian, ruang Buketan RSUD Bendan yang dijadikan ruang khusus Covid-19 saat ini sudah kosong.

Sedangkan, ruang IGD ada empat pasien dengan gejala sangat ringan dan dua orang tengah isolasi mandiri.

"Alhamdulillah, saat ini sudah sangat kondusif. Dari hasil tracing malam ini semuanya non-reaktif," kata Wali Kota Pekalongan Achmad Afzan Arslan Djunaid kepada Tribunjateng.com.

Meskipun sudah kondusif, Aaf panggilan akrabnya Wali Kota Pekalongan menekankan kepada masyarakat untuk disiplin prokes demi kebaikan diri sendiri dan orang disekitar.

"Harapannya yang dua masih isolasi mandiri dan pasien yang masih dirawat segera sembuh. Alhamdulillah, Kota Pekalongan sudah sangat kondusif," katanya.

Aaf mengungkapkan, bahwa Pemkot Pekalongan tengah fokus pada percepatan vaksinasi dan pemulihan ekonomi.

Oleh karena itu, pihaknya mengajak masyarakat bagi yang belum vaksin untuk mengikuti vaksinasi sebagai bentuk Ikhtiar menghadapi pandemi Covid-19.

"Capaian vaksinasi Kota Pekalongan masih rendah yakni di bawah 50%. Tetapi, akan kami kejar agar capaian tersebut terpenuhi. Kendalanya memang stok vaksinasi yang ada masih terbatas. Sehingga, kami terus berkoordinasi dengan pemerintah provinsi maupun pusat," tambahnya. (Dro)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved