Breaking News:

Berita Pekalongan

Cakupan Vaksinasi Corona di Kota Pekalongan Masih 40,39 % Dosis I dan Dosis II 23,36 %

Akselerasi vaksinasi baik dalam hal distribusi maupun pelaksanaannya terus digenjot Pemerintah Kota Pekalongan.

Penulis: Indra Dwi Purnomo | Editor: galih permadi
TRIBUN JATENG/INDRA DWI PURNOMO
Suasana rapid antigen di Mataram, Kota Pekalongan, Senin (30/8/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, PEKALONGAN - Akselerasi vaksinasi baik dalam hal distribusi maupun pelaksanaannya terus digenjot Pemerintah Kota Pekalongan.

Hingga tanggal 15 September 2021 capaian vaksinasi di Kota Pekalongan untuk dosis pertama telah mencapai sebanyak 96.303 atau 40,39 % dari target 230.410 jiwa.

Sementara untuk dosis kedua tercapai sebanyak 56.325 dosis atau 23,36 %.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Pekalongan Slamet Budiyanto mengungkapkan, bahwa jumlah capaian vaksinasi tersebut masih jauh dari target yang telah ditetapkan.

Pasalnya, berdasarkan Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 42 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4, Level 3, dan Level 2 Corona Virus Disease 2019 di Wilayah Jawa dan Bali, penurunan level kab/kota dari Level 2 menjadi Level 1, dengan capaian total vaksinasi dosis pertama minimal sebesar 70 % dan capaian vaksinasi dosis pertama lansia minimal sebesar 60 %. 

"Ini sebuah capaian sulit memang, karena Kota Pekalongan masih di angka 40,39 % dan tergantung juga dari jumlah dosis vaksin yang diterima.

Sejauh mana Imendagri itu diimplementasikan juga tergantung dari dukungan pemerintah pusat didalam mengalokasikan vaksin yang ada. Namun, kami akan berusaha untuk bisa terus menggenjot paling tidak 50 % bisa tercapai," kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Pekalongan Slamet Budiyanto, Minggu (19/9/2021).

Budi mengungkapkan, dalam pekan ini Dinas Kesehatan akan menggenjot vaksinasi untuk pelajar tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) sederajat.

Pihaknya berharap, di akhir Bulan September ini, Kota Pekalongan bisa mendapatkan tambahan stok vaksin dari beberapa sumber lainnya yang membantu. 

"Sebenarnya kelompok yang paling muda dulu yang harus divaksin, karena kita masih punya PR di antaranya vaksinasi bagi anak sekolah baik dibawah naungan Kementerian Pendidikan maupun Kementerian Agama."

"Kalau mereka sudah tervaksin, mudah-mudahan untuk mencapai 50 % itu bisa tercapai dalam 2 minggu ke depan dengan syarat stok vaksinnya ada," ungkapnya.

Budi menyebutkan, untuk stok vaksin yang masih tersedia di Kota Pekalongan sekitar 2-3 ribu untuk dosis pertama.

Sementara, untuk dosis vaksin yang ada tersebut untuk cadangan dosis kedua.

"Contohnya pelaksanaan vaksinasi di Polres Pekalongan Kota 10.500 dosis vaksin itu merupakan cadangan untuk vaksin jenis Moderna. Jadi, bukan untuk dosis pertama karena vaksin jenis tersebut langka sehingga kami tidak berani.

Untuk mencapai 50 % paling tidak 23 ribuan sasaran lagi. Sedangkan, untuk minggu ini kami akan menyasar vaksinasi sekitar 5 ribuan untuk anak-anak sekolah tingkat SMP kelas 7-9," tambahnya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved