Breaking News:

Berita Pekalongan

Kepala Basarnas Semarang Ingatkan Keberhasilan Kerja Tim SAR dari Kuatnya Sinergi Bersama

Pelaksanaan operasi SAR bisa berjalan dengan tepat, cepat, dan benar apabila dilaksanakan berdasarkan sistem manajemen yang baik.

Penulis: Indra Dwi Purnomo | Editor: moh anhar

TRIBUNJATENG.COM, KAJEN - Pelaksanaan operasi SAR bisa berjalan dengan tepat, cepat, dan benar apabila dilaksanakan berdasarkan sistem manajemen yang baik.

Menyinergikan persepsi serta pola tindak pada saat di lapangan dapat juga sebagai faktor penentu keberhasilan operasi.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Basarnas Semarang Heru Suhartanto, saat ngopi santai bareng pontensi SAR Kabupaten Pekalongan, di kantor sekretariat SAR Bumi Santri, yang berlokasi di Pekajangan Gg 13, Kecamatan Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, Sabtu (18/9/2021) malam.

"Saya sangat mengapresiasi kegiatan ini dan saya juga senang karena bisa bersilaturahmi langsung dengan teman-teman potensi SAR yang ada di Pekalongan dan sekitarnya," ungkap Kepala Basarnas Semarang Heru Suhartanto kepada Tribunjateng.com.

Baca juga: Terus Lakukan Pencegahan Covid-19, Kwarda Jateng Serahkan APD dan Suplemen untuk Kwarcab Banyumas

Baca juga: Penampakan Mobil Alphard di Solo Jadi Mobil Jenazah, Masyarakat Bisa Gunakan Tak Dipatok Biaya

Baca juga: Alasan Pemkot Pekalongan Gencarkan Tes Swab Meski Kasus Covid-19 Landai

Pihaknya mengatakan, pentingnya profesionalitas dalam bekerja sama secara proporsional antara Basarnas bersama potensi SAR lainnya, sehingga terwujudnya kekompakan sesuai peranan dan tugasnya masing-masing.

"Mudah-mudahan apa yang jadi komitmen kita, terkait untuk pelaksanaan operasi SAR yang nanti kita lakukan secara sinergis dan kolaborasi dengan potensi SAR, bisa kita laksanakan secara optimal," katanya.

Heru juga menjelaskan, dalam kegiatan ini banyak yang disampaikan oleh masing-masing potensi SAR di antaranya, di dalam pelaksanaan suatu kegiatan operasi, baik itu pada kecelakaan maupun bencana, serta kondisi membahayakan manusia, mereka menginginkan agar dibekali kompetensi yang salah satunya dengan cara pelatihan-pelatihan SAR.

"Kami menyambut baik hal itu, saya sudah minta pada semua potensi SAR di Kabupaten Pekalongan dan sekitarnya untuk membuat rencana untuk pelatihan hal tersebut dan kami akan mensupport kegiatan itu," jelasnya.

Sementara itu, Ketua SAR Bumi Santri M Rofiansa Sulthon mengatakan, tujuan dari kegiatan ini untuk mempererat tali silaturahmi antarpotensi SAR yang ada di Kabupaten Pekalongan, Kota Pekalongan, Kabupaten Pemalang, dan Kabupaten Batang.

Baca juga: Polda Jateng Gelar Operasi Patuh Candi Tanpa Penindakan Selama 14 Hari

Baca juga: Sopir Ragu-ragu, Batalkan Niat Mau Menyalip di Tol Pekalongan, Pikap Akhirnya Senggol Truk

Baca juga: Cerita Nyai Brintik Kampung Pelangi Semarang Bakal Ditampilkan Virtual di Gelar Seni Budaya TMII

"Ngopi santai bareng potensi SAR ini tujuannya ingin mempererat hubungan antara potensi SAR," katanya.

Sulthon menambahkan, potensi SAR yang mengikuti kegiatan ini yaitu pontensi SAR dari Kabupaten Pekalongan, Kota Pekalongan, Batang, dan Pemalang.

"Kalau dari Kabupaten Pekalongan yang ikut yaitu satgas BPBD, PMI, Tagana, Bagana, Rescue Elang Pendowo, Senkom, MDMC, LPBI NU, Ubaloka, dan Pramuka Peduli, lalu Batang rescue, Pemalang rescue, dan Pekalongan rescue," tambahnya. (8)

TONTON JUGA DAN SUBSCRIBE :

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved