Breaking News:

Berita Pekalongan

Sopir Ragu-ragu, Batalkan Niat Mau Menyalip di Tol Pekalongan, Pikap Akhirnya Senggol Truk

Mobil Mitsubishi L300 pikap bernomor polisi H-1178-RV yang dikemudikan oleh Dwi Mawardi (22) mengalami kecelakaan di tol Pekalongan.

Penulis: Indra Dwi Purnomo | Editor: moh anhar
Dok PBTR
Anggota PJR Polda Jateng dan petugas PBTR mengevakuasi korban kecelakaan di KM 330+200 jalur A Tol Pemalang-Batang tepatnya masuk di Desa Klunjukan, Kecamatan Sragi, Kabupaten Pekalongan atau dari arah Jakarta ke Semarang. 

TRIBUNJATENG.COM, KAJEN - Mobil Mitsubishi L300 pikap bernomor polisi H-1178-RV yang dikemudikan oleh Dwi Mawardi (22) warga Desa Lanjaran RT 2 RW 1, Kecamatan Tamansari, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah mengalami kecelakaan di tol Pekalongan, Minggu (19/9/2021) sekitar pukul 10.00 WIB.

Kecelakaan itu terjadi di KM 330+200 jalur A Tol Pemalang-Batang tepatnya masuk di Desa Klunjukan, Kecamatan Sragi, Kabupaten Pekalongan atau dari arah Jakarta ke Semarang.

Dalam kejadian ini ada satu korban tewas yaitu kernet pikap bernama Hartanto (31) warga Desa Penggung RT 1 RW 1, Kabupaten Boyolali, sedangkan sopir pikap mengalami luka-luka dan langsung dievakuasi ke RS Aro Pekalongan.

Baca juga: Cerita Nyai Brintik Kampung Pelangi Semarang Bakal Ditampilkan Virtual di Gelar Seni Budaya TMII

Baca juga: Kali Semarang Belakang Balai Kota Sudah Cantik Tertata Rapi, DPU Harap Masyarakat Turut Menjaga

Kanit Gakkum Satlantas Polres Pekalongan Ipda Maman Sugiarto membenarkan adanya kecelakaan tersebut. Kecelakaan ini melibatkan mobil Mitsubishi L300 pickup bernomor polisi H 1178 RV dengan truk Fuso bernomor polisi BE 9246 BJ.

"Kronologi kecelakaannya, semula mobil pikap melaju dari arah barat ke timur atau dari Jakarta hendak ke Semarang dengan kecepatan sekitar 80 KM/jam di lajur kiri," kata Kanit Gakkum Satlantas Polres Pekalongan Ipda Maman Sugiarto kepada Tribunjateng.com.

Kemudian, sesampainya di lokasi, pengemudi pick up hendak menyalip truck Fuso bernomor polisi BE-9246-BJ dari lajur kanan yang dikemudikan oleh Donny Hardiyanto (27) warga Bumi Ratu Nuban, Lampung Tengah.

Namun, disaat bersamaan, di lajur kanan dari arah belakang melaju kendaraan lain dengan kecepatan tinggi.

"Pengemudi tidak jadi menyalip dan membanting setir ke kiri, sehingga mengenai body truk bagian samping. Satu penumpang mobil pikup meninggal dunia di lokasi kejadian," imbuhnya.

Ipda Maman mengungkapkan, saat ini pihaknya sudah mengamankan kendaraan dan langsung di bawa ke kantor Satlantas Polres Pekalongan.

"Kami juga sudah melakukan olah TKP dan mengevakuasi korban ke rumah sakit," ungkapnya.

Pihaknya mengimbau kepada pengguna jalan tol untuk mematuhi rambu-rambu lalulintas yang ada di jalan tol.

Sementara itu, pengemudi pikap Dwi Mawardi (22) menceritakan, bahwa saat itu kendaraannya berada di belakang truk yang sedang berjalan pelan.

Baca juga: Wisata Watu Lempit Girikusumo Mranggen Demak, Sensasi Bermain Air Sungai di Sela-sela Bebatuan

Baca juga: Serasa Berwisata di Bali, Yuk Berburu Kuliner Sambil Menikmati Hamparan Sawah di Ubud Brayo Batang

"Saya itu hendak mau menyalip truk yang ada di depan mobil saya. Nah, pas kebetulan di belakang mobil saya ada kendaraan yang melaju kencang dan menyalakan lampu dim. Lalu kendaraan yang saya bawa goyang dan saya langsung banting setir ke kiri serta menabrak truk tersebut," katanya.

Ia menambahkan, saat itu kendaraannya melaju sekira 80 KM/jam.

"Saya habis melakukan perjalanan dari Tegal hendak ke Boyolali," tambahnya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved