Breaking News:

Berita Investasi

Benarkah Investasi Emas Digital Makin Menjanjikan?

Transformasi digital yang semakin masif mendorong lahirnya investasi-investasi digital.

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA -– Transformasi digital yang semakin masif mendorong lahirnya investasi-investasi digital.

Salah satu instrumen investasi jangka panjang yang likuid dan diminati masyarakat saat ini adalah investasi emas digital.

Pembelian emas dalam bentuk digital ini juga terbilang mudah, didukung metode pembayaran, dan minimum pembelian dengan nominal relatif rendah, misalnya dari Rp 10.000 ataupun dari Rp 100.000, tergantung dari kebijakan masing-masing platform penjualan emas digital.

Analis sekaligus Founder Traderindo.com, Wahyu Laksono mengatakan, adaptasi digital saat ini mendorong bayak orang tertarik untuk berinvetasi secara digital, termasuk dalam hal jual beli emas yang dilakukan secara digital.

“Dengan ketertarikan orang pada emas, dan prospeknya secara medium term atau jangka panjang yang menjanjikan sebagai investasi, ini adalah fenomena saat ini. Jadi orang yang bisasanya beli ke toko, sekarang mulai beralih ke marketplace,” katanya, kepada Kompas.com, Minggu (19/9).

Wahyu menjelaskan, kondisi pandemi juga mengakselerasi sistem digital untuk tumbuh lebih cepat.

Misalkan saja Pegadaian yang saat ini sudah mengembangkan sistem digital. Maka, bukan tidak mungkin prospek jual beli emas secara digital akan bertumbuh ke depannya.

“Dengan pandemi ini, semua sektor mengakselerasi digital secara cepat. Di situlah emas dan investasi secara digital menjadi alternatif yang akan bertumbuh, dan ke depannya ini akan sangat menjanjikan,” tuturnya.

Vice President Membership ICDX, Yohanes F Silaen sempat mengungkapkan, konsep jual beli emas digital yang cukup fleksibel menjadi daya tarik bagi investor atau konsumen.

Di sisi lain, konsumen juga sangat terbantu untuk memiliki emas dengan cara menciil dari nominal yang paling kecil.

“Kalau saya lihat, transaksi mereka (perusahaan penjual emas digital-Red) makin bertumbuh, dan sekarang semakin bertumbuh.

Ini mungkin karena memang fleksibel sekarang untuk beli emas, dan tidak susah, buka aplikasi melakukan verifikasi, lalu sudah bisa beli dan transaksi,” paparnya.

Adapun, Founder & CEO IndoGold, Amri Ngadima menyatakan, dengan nilai transaksi yang terus tumbuh dari tahun ke tahun, ia optimistis penjualan emas digital akan terus menjadi solusi digital kepemilikan emas di masa mendatang.

“Yang jelas sampai saat ini nilai transaksi di kami terus tumbuh tahun ke tahun. Ini terbukti di semester I/2021, omzet kami tumbuh 86 persen dibandingkan dengan periode sama tahun lalu. Ini menunjukkan investasi emas digital mulai menjadi pilihan di masyarakat,” ungkapnya. (Kompas.com/Kiki Safitri)

Baca juga: BURUAN! Harga Mobil LCGC bakal Naik? Ini Aturan Baru PPnBM yang Potensial Tekan Penjualan

Baca juga: Teknologi Canggih untuk Penggantian Lutut Total di Sunway Medical Centre – Kuala Lumpur, Malaysia

Baca juga: 5 Berita Populer: Reaksi Warga Semarang Lihat Arya Saloka di Dunia Nyata hingga Cerita Dosen Gaib

Baca juga: 20 Aplikasi Penghasil Uang dengan Review Terbaik Terbukti Membayar

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved