Breaking News:

Berita Tegal

BNN Kota Tegal Luncurkan Aplikasi Layanan Pengaduan dan Rehabilitasi, Namanya Tebas Narkoba 

Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Tegal bersama Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Tegal, menggelar Workshop Penguatan Insan Media

TRIBUNJATENG/FAJAR BAHRUDDIN ACHMAD
Peserta workshop BNN Kota Tegal menunjukkan aplikasi layanan pengaduan dan pencegahan narkoba yang dapat di akses oleh masyarakat umum.  

TRIBUNJATENG.COM,TEGAL- Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Tegal bersama Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Tegal, menggelar Workshop Penguatan Insan Media untuk Mendukung Kota Tanggap Ancaman Narkoba, di Plaza Hotel Kota Tegal, Senin (20/9/2021).

Dalam kesempatan itu, BNN Kota Tegal mengenalkan aplikasi layanan bernama Tebas Narkoba, akronim dari Tegal Bebas Narkoba. 

Aplikasi tersebut dapat diakses oleh masyarakat umum.

Kepala BNN Kota Tegal, Sudirman mengatakan, workshop kali ini diharapkan bisa menjalin sinergitas dengan seluruh awak media. 

Tujuannya untuk terus menggencarkan Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).

Ia mengatakan, BNN Kota Tegal juga saat ini memiliki aplikasi layanan Tebas Narkoba. 

Aplikasi tersebut berisi layanan yang bisa diakses masyarakat melalui laman bit.ly/tebas_narkoba.

Layanan yang tersedia berupa pengaduan narkotika, layanan rehabilitasi, SKHPN, serta pencegahan dan pemberdayaan masyarakat. 

Aplikasi tersebut membuka layanan 1x24 jam dan langsung mendapatkan tanggapan dari BNN Kota Tegal

"Platform Tebas Narkoba dalam mendukung Kota Tanggap Ancaman Narkoba, harapannya bisa mewujudkan pembentukan Kelurahan Bersih Narkoba (Bersinar)," katanya. 

Ketua PWI Kota Tegal, Muhammad Sekhun mengatakan, insan pers memiliki peran penting untuk ikut serta mendukung program dari BNN. 

Hal itu karena ada empat fungsi dari media, meliputi fungsi informasi, pendidikan, hiburan, dan kontrol sosial. 

Menurut Sekhun, dari fungsi tersebut, insan pers dapat berperan dalam mengedukasi masyarakat melalui pemberitaan. 

"Dalam rangka mewujudkan Kota Tanggap Ancaman Narkoba. Insan pers harus ikut mengedukasi. Seperti mengedukasi tentang bahaya penggunaan narkoba," ungkapnya. (fba)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved