Breaking News:

Berita Batang

Cara PMI Batang Selamatkan Korban Jiwa Melalui Program Bedah RTLH

Sudah sejak lima tahun ke belakang Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Batang menggalakan program bedah Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).

Penulis: dina indriani | Editor: galih permadi
dok PMI Batang
PMI Batang saat menyerahkan bantuan untuk bedah RTLH 

TRIBUNJATENG.COM,BATANG - Sudah sejak lima tahun ke belakang Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Batang menggalakan program bedah Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).

Program tersebut tak lain juga untuk menekan korban jiwa akibat rumah roboh.

Ketua PMI Batang Achmad Taufiq mengatakan jika sudah terjadi musibah rumah yang roboh, tentu memerlukan penanganan yang lebih besar. 

Maka PMI melakukan pencegahan lebih awal, agar tidak timbul korban jiwa.

Hal itu pun menjadi bukti bahwa PMI hadir untuk menyelamatkan jiwa manusia dengan cara menangani RTLH.

“Misalnya rumah tua dengan penghuninya yang juga sudah tua, jika terjadi sesuatu yang tidak diinginkan, nanti mereka menyelamatkan dirinya kan lebih susah,” tuturnya, Senin (20/9/2021).

Semula program tersebut lanjut dia diberikan untuk satu rumah tiap kecamatan namun pihak kecamatan menyarankan agar lebih dari satu rumah, karena banyaknya rumah yang perlu direhab.

“Permintaan dari masyarakat makin banyak, karena program ini sangat efektif, ketika RTLH ini digarap oleh PMI, semua komponen seperti anggota Polsek, Koramil dan relawan PMI bekerja sama untuk membantu, sehingga makin ringan dan mempercepat proses bedah rumah,” jelasnya.

Pra program bantuan RTLH pihak PMI menyiapkan bantuan dana sebesar Rp 10 juta untuk tiap rumah. 

"Setiap kecamatan bisa mengajukan dua bahkan lebih untuk yang perlu dilakukan bedah rumah," pungkasnya.(din)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved