Breaking News:

Berita Semarang

Hendi Uji Coba Bus Listrik Karya Anak Bangsa Untuk Kota Semarang

Berbagai terobosan diupayakan Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi untuk menyempurnakan pembangunan kota cerdas

Penulis: Eka Yulianti Fajlin | Editor: galih permadi
humas pemkot semarang 
Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi menunjukan baterai yang digunakan sebagai energi penggerak Bus Listrik 

TRIBUNJATENG.COM - Berbagai terobosan diupayakan Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi untuk menyempurnakan pembangunan kota cerdas berkelanjutan yang digagasnya sejak tahun 2013.

Terbaru, Wali Kota Semarang yang akrab disapa Hendi ini melakukan uji coba bus listrik untuk dapat digunakan di wilayah yang dipimpinnya, Senin (20/9).

Dirinya mengungkapkan salah satu pertanyaan besar dalam transformasi kendaraan dari BBM ke listrik adalah terkait tenaga yang mampu dihasilkan, untuk itu Hendi pun meminta uji coba bus listrik pada jalan tanjakan di Kota Semarang.

Dan hasilnya, bus listrik yang dinaikinya mampu berada pada kecepatan yang stabil saat menanjak.

Hasil uji coba bus listrik itu pun disebut Hendi sebagai sebuah hal yang positif, apalagi mengingat kendaraan yang dinaikinya saat itu merupakan produk Indonesia, buatan Mobil Anak Bangsa.

Hendi pun berharap kendaraan listrik semacam itu dapat banyak ada di Kota Semarang, sehingga bisa menekan polusi udara di kota lumpia.

"Hari ini kita uji coba bus listrik mobil anak bangsa, produk Indonesia. Energinya menggunakan baterai yang dengan pengisian daya ulang selama 2,5 jam, bisa menempuh jalan hingga 300 kilometer," terang Hendi.

"Kita sudah uji coba di jalan tanjakan, aman, nyaman, dan kekuatannya tidak kalah dengan kendaraan listrik buatan luar negeri," ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kota Semarang, Endro Pudyo Martantono, menyebutkan bahwa ke depan Hendi selaku Wali Kota Semarang memang menproyeksikan penggunaan kendaraan ramah lingkungan di ibu kota Jawa Tengah, salah satunya dengan menggunakan bus listrik.

Namun Endro menuturkan uji coba lanjutan bisa saja masih diperlukan untuk mengetahui daya tahan bus listrik tersebut.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved