Breaking News:

IFEX Virtual Showroom 2021 Jadi Arena Strategis Pasar Furnitur

IFEX memberikan kesempatan emas bagi industri furnitur nasional untuk memamerkan produk terbaik mereka. 

Editor: Vito
Tribun Jateng/Deni Setiawan
Ilustrasi Kerajinan Mebel 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Dyandra Promosindo menggelar pameran Indonesia International Furniture Expo (IFEX) Virtual Showroom 2021.

Presiden Direktur Dyandra Promosindo, Hendra Noor Saleh menyampaikan, IFEX 2021 akan menghadirkan industri dengan rangkaian produk furnitur dan kerajinan terbesar dengan memadukan inovasi yang terinspirasi dari alam Indonesia.

Menurut dia, IFEX memberikan kesempatan emas bagi industri furnitur nasional untuk memamerkan produk terbaik mereka. 

"IFEX akan hadir dengan format virtual showroom, dengan memamerkan produk-produk furnitur, serta hadir dengan berbagai fitur untuk memudahkan pengunjung dan buyer. Melalui kegiatan ini kami optimistis menciptakan peluang lebih maksimal, dan berpengaruh luas bagi konsumen dan buyer," ucapnya.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang membuka pameran itu mengapresiasi gelaran tersebut.

"Forum seperti ini merupakan arena strategis bagi para produsen dari hulu sampai hilir, serta calon pembeli bisa bertemu. Bukan hanya di antara para pelaku nasional, tetapi juga para pelaku di tingkat global. Bukan hanya untuk bertemu, tetapi yang lebih penting adalah transaksi," kata Jokowi, saat pembukaan secara virtual.

Menurut dia, pasar dunia sudah tidak lagi tersekat-sekat, pameran berskala internasional sangat diperlukan, dan Indonesia bisa menjadi arena yang tepat, karena Indonesia kaya akan karya seni dan memiliki pasar yang sangat besar.

"Saya berpesan kepada para pelaku industri mebel Indonesia agar bisa meningkatkan daya saingnya di pasar global. Daya saing industri mebel bukan hanya dari produknya, tetapi juga nilai yang dipegang teguh mulai dari proses produksi," tuturnya.

Menteri Perindustrian, (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita berharap, IFEX Virtual Showroom 2021 ini tetap memberikan pengalaman belanja optimal bagi para buyer.

"Digelar secara virtual mungkin bisa meningkatkan trafiknya, karena tidak memerlukan biaya transport dan akomodasi ke pameran offline," ujarnya.

Penyelenggaraan IFEX telah terbukti membawa efek positif yang besar terhadap industri furnitur Indonesia, sehingga pasar furnitur Indonesia bisa terus berkembang.

Terlebih, kondisi pasar global saat ini masih dipengaruhi ketidakpastian akibat pandemi. Dampak pada sektor industri adalah karena terhambatnya global value chain yang selama ini menjadi motor perdagangan internasional.

"Saya berharap agar industri furnitur dan kerajinan terus berinovasi dan mengeksplorasi kekayaan kebudayaan nasional dengan kemasan modern, serta mengikuti tren pasar global," ungkap Menperin. (Tribunnews/Lita Febriani)

Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved