Breaking News:

Berita Batang

Polres Batang akan Bikin Cegatan Kendaraan Simpatik dan Humanis

Polres Batang terapkan operasi patuh candi 2021 dilakukan secara simpatik dan humanis.

Penulis: dina indriani | Editor: Daniel Ari Purnomo
Tribun Jateng/ Dina Indriani
Kapolres AKBP Edwin Louis Sengka saat memimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Candi, di halaman Mapolres Batang, Senin (20/9/2021). 

TRIBUNJATENG.COM,BATANG - Dengan menurunnya kasus Covid-19, saat ini Kabupaten Batang telah masuk pada Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) menjadi level 2.

Untuk itu, pada operasi patuh candi 2021 Polres Batang meniadakan penindakan penegakan hukum.

“Tetap masih fokus terhadap pencegahan penyebaran Covid-19, namun kegiatan-kegiatan operasi kepolisian harus dilakukan secara humanis, seperti pembagian masker, mengedukasi masyarakat agar tetap disiplin prokes, memberikan bakti sosial bagi yang membutuhkan,” tutur Kapolres AKBP Edwin Louis Sengka usai memimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Candi, di halaman Mapolres Batang, Senin (20/9/2021).

Kapolres menegaskan seluruh giat diarahkan pada pola preemtif dan preventif, berupa tidakan simpatik, humanis untuk membangun kepercayaan masyarakat kepada Polri.

Tujuan lainnya untuk menurunkan level PPKM di wilayah hukum Polres Batang.

“Pola operasi yang awalnya 80 perse giat preemtif dan preventif, serta 20 penegakan hukum, diubah menjadi 100 persen tindakan simpatik,” jelasnya.

AKBP Edwin juga mengimbau dalam menjalankan tugas, seluruh personel harus memedomani prokes serta melengkapi dengan alat pelindung diri.

“Operasi Patuh Candi sendiri akan digelar selama 14 hari, mulai 20 September hingga 3 Oktober, dalam rangka Cipta Kondisi Kamseltibcarlantas di tengah pendemi Covid-19,” ujarnya.

Ia mengimbau, seluruh personel menyosialisasikan tertib berlalulintas dan mengedukasi masyarakat tentang disiplin protokol kesehatan. 

Dan apabila dalam giat tersebut ditemukan kendaraan yang tidak sesuai peruntukannya, onderdil kendaraan yang diganti dan tidak sesuai standar, petugas akan mengedepankan peringatan.

“Personel dilarang melaksanakan giat razia pemeriksaan surat-surat kendaraan bermotor maupun tindakan lain yang tidak simpatik, terapkan standar operasional protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran Covid-19,” imbuhnya.

Kepala Satpol PP Batang, Ahmad Fathoni mengatakan pihak Satpol tetap menyesuaikan arahan dari Kapolres. Selama ini lebih mengedepankan edukasi kepada masyarakat.

“Kami mendukung dan menyesuaikan arahan, dan justru lebih baik karena akan menimbulkan kesadaran dari diri masyarakat,” pungkasnya.(din)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved