Breaking News:

Berita Kebumen

Sales CV Sembako Kebumen Dapat Rp 952 Juta, Caranya Pakai Faktur Fiktif

Seorang sales sebuah CV di bidang distributor sembako dan kosmetik mendapat duit Rp 952 juta dengan cara memalsukan faktur.

Penulis: khoirul muzaki | Editor: Daniel Ari Purnomo
Humas Polres Kebumen
Konferensi pers kasus dugaan penggelapan oleh sales CV, Senin (20/9/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, KEBUMEN - Seorang sales sebuah CV di bidang distributor sembako dan kosmetik di wilayah Kutowinangun harus berurusan dengan polisi.

IB (30) warga Desa Kedung Agung, Kecamatan Butuh, Kabupaten Purworejo dilaporkan ke Polsek Kutowinangun karena dugaan kasus penggelapan kepada perusahaannya.

Diungkapkan Kapolres Kebumen AKBP Piter Yanottama melalui Wakapolres Kompol Edi Wibowo, CV tempat tersangka bekerja mengalami kerugian sebesar Rp. 951.287.374.

"Modusnya tersangka memesan barang dengan menggunakan faktur fiktif. Setelah memperoleh barang milik perusahaannya lalu dijual tidak sesuai yang tertera pada faktur itu," jelas Wakapolres Kompol Edi Wibowo, Senin (20/9/2021).

Kasus ini terbongkar setelah admin keuangan CV menemukan banyak kejanggalan pada faktur yang disetorkan tersangka.

Setelah dicek di lapangan, transaksi yang dilakukan tersangka ternyata fiktif. 

Barang-barang itu dijual di sebuah toko dengan harga di bawah pasar agar cepat laku.

Ini dilakukan tersangka agar dapat memperoleh uang dengan cepat. 

Untuk mengelabui perusahaan, sebagian hasil penjualan barang disetorkan tersangka ke perusahannya.

Namun sebagian lain, uangnya digunakan untuk kepentingan pribadi, termasuk untuk membeli sepeda motor sport Kawasaki Ninja 250 CC.

Rupanya tersangka sudah melakukannya cukup lama, sehingga perusahaan mengalami kerugian cukup banyak.

Tersangka dijerat dengan Pasal 374 KUH Pidana tentang penggelapan dengan ancaman hukuman penjara selama-lamanya lima tahun.  

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved