Breaking News:

Berita Internasional

Australia Sebut Kapal Selam Produksi dengan Perancis Tidak Cocok dengan Kebutuhan

Perdana Menteri Scott Morrison balik menyerang dengan mengatakan sejak awal, armada kapal selam Perancis tak cocok dengan kebutuhan mereka.

Editor: m nur huda
BRENDAN ESPOSITO / POOL / AFP
File foto yang diambil pada 2 Mei 2018 menunjukkan Presiden Prancis Emmanuel Macron dan Perdana Menteri Australia Malcolm Turnbull (tengah) berdiri di dek HMAS Waller, kapal selam kelas Collins yang dioperasikan Angkatan Laut Australia, di Garden Island di Sydney. Australia membatalkan kesepakatan senilai 40 miliar dollar AS dengan Prancis untuk membangun kapal selam, menyusul kesepakatan strategis aliansi Indo-Pasifik dengan AS dan Inggris. 

TRIBUNJATENG.COM, CANBERRA - Pemerintah Australia menanggapi keputusan Perancis yang resah karena kontrak kerjasama pembelian kapal selam dibatalkan sepihak.

Pada pekan lalu bersama AS dan Inggris, "Negeri Kanguru" mengumumkan pakta kerja sama yang diberi nama Aukus.

Dengan pakta itu, Canberra mendapatkan akses teknologi dan bantuan untuk membangun delapan kapal selam bertenaga nuklir.

Kerja sama trilateral tersebut membuat Australia memutuskan membatalkan kontrak pembelian kapal selam dengan Perancis.

Berdasarkan kontrak bernilai 37 miliar dollar AS (Rp 527,6 triliun), perusahaan Perancis Naval Group akan membangun 12 kapal selam diesel-elektrik.

"Negeri Anggur" yang marah dengan keputusan sepihak itu memanggil pulang duta besarnya di AS dan Australia.

Selain itu, para diplomat Perancis juga membatalkan jamuan makan malam di Washington untuk merayakan relasi bilateral dua negara.

Menteri Luar Negeri Jean-Yves Le Drian menuding kesepakatan Aukus itu sudah menikam mereka dari belakang.

Dalam kegusarannya, Le Drian mengeluh bahwa tiga negara yang merupakan sekutu tradisional "Negeri Anggur" sudah membohongi mereka.

Wakil Perdana Menteri Barnaby Joyce merespons dengan menyatakan, mereka tidak perlu membuktikan bahwa mereka peduli dengan Perancis.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved