Breaking News:

Berita Pendidikan

Dosen UIN Walisongo Teliti Batik Linggo Kendal: Kimia untuk Pembangunan Berkelanjutan

Setiap daerah mempunyai ciri khas batik masing-masing, satu di antaranya adalah Batik Linggo yang berada di Limbangan, Kendal

Penulis: mamdukh adi priyanto | Editor: muslimah
Dok UIN
Tim peneliti dari Prodi Kimia UIN Walisongo sedang melihat kain batik yang sedang diproses penjemuran. 

TRIBUNJATENG.COM,SEMARANG - Sejak ditetapkan Badan Pendidikan dan Kebudayaan Perserikatan Bangsa Bangsa atau UNESCO sebagai Indonesian Cultural Heritage, batik menjadi semakin menunjukkan eksistensinya sebagai identitas kultural bangsa.

Batik dipakai oleh semua kalangan di setiap saat.

Setiap daerah mempunyai ciri khas batik masing-masing, satu di antaranya adalah Batik Linggo yang berada di Limbangan, Kendal.

Selama ini batik hanya dikaji dari sudut seni, budaya, dan ekonomi, namun tidak banyak yang mengkaji dari aspek sains ilmiah.

Hal ini yang menjadi alasan Teguh Wibowo, dosen Program Studu Kimia UIN Walisongo Semarang, melakukan penelitian tentang Batik Linggo dari sudut pandang sains ilmiah.

"Proses produksi Batik Linggo memuat banyak sekali kajian ilmiahnya. Mulai dari pemilihan kain, pembuatan pewarna dari bahan alam sampai proses fiksasi. Sains tradisonal atau indigenous science dari masyarakat perlu dikuatkan dengan sains ilmiah," kata Teguh dalam pesan tertulis kepada Tribun Jateng, Selasa (21/9/2021).

Hal inilah, lanjutnya, yang perlu diungkap dan tersampaikan ke masyarakat supaya semakin bangga dan ikut melestarikan batik. Ini juga sebagai peran dari lembaga pendidikan perguruan tinggi, yakni UIN Walisongo Semarang, untuk melakukan revitalisasi kearifan lokal.

Teguh menyampaikan, tujuan penelitian ini adalah untuk memperkuat budaya bangsa.

Melalui penelitian ini diharapkan mampu menambah makna dari budaya bangsa, dalam hal ini Batik Linggo.

Ia menjelaskan, Batik Linggo yang dikelola Zachrony sejak 2007 ini mempunyai ciri khas di pewarnaan yang digunakan. Batik Linggo terinspirasi dari adanya peninggalan berupa reruntuhan candi yang ada di sekitar Desa Gonoharjo, Limbangan, Kendal.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved