Minggu, 12 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Tegal

Evaluasi Operasional Bioskop di Tegal, Masyarakat Enggan Unduh Aplikasi PeduliLindungi 

Operasional bioskop di Kota Tegal semasa PPKM Level 2 sudah berlangsung dalam sepekan terakhir. Penerapan protokol kesehatan terpantau dengan baik.

Penulis: Fajar Bahruddin Achmad | Editor: moh anhar
Tribun Jateng/ Raka F Pujangga
Petugas memasang pita tanda silang untuk memberi jarang antar penonton di Bioskop New Star Cineplex (NSC) Jumat (17/9/2021). 

TRIBUNJATENG.COM,TEGAL - Operasional bioskop di Kota Tegal semasa PPKM Level 2 sudah berlangsung dalam sepekan terakhir. 

Hasil evaluasi mingguan, penerapan protokol kesehatan terpantau dengan baik.

Kendala di lapangan masyarakat enggan untuk mengunduh aplikasi PeduliLindungi yang menjadi syarat wajib menonton bioskop. 

Kepala Bidang Pariwisata Disporapar Kota Tegal, Maman Suherman mengatakan, penerapan protokol kesehatan dilakukan secara ketat di masing-masing manajemen bioskop. 

Baca juga: Dua Minimarket Saling Bersebelahan di Semarang Digilir Maling, Modus Jebol Atap, Lalu Bobol Brankas

Baca juga: Persipa Pati Datangkan Pemain Naturalisasi Asal Kamerun Jelang Liga 3 2021

Baca juga: Cegah Gelombang 3 Covid-19, Satlantas Polres Kendal Vaksinasi Sopir dan Penumpang Bus

Awal masuk mereka diwajibkan memakai masker, dilakukan pengecekan suhu dengan thermogan, dan diharuskan mencuci tangan dengan hand sanitizer yang sudah tersedia. 

Pengelola bioskop juga selalu memastikan ruang cinema selalu steril. 

Setelah dilakukan pemutaran film, ruang cinema akan disterilisasikan dengan disinfektan elektrik. 

"Film selesai, pengunjung keluar, mereka melakukan standarisasi pensterilan ruang cinema. Itu untuk meyakinkan penonton berikutnya," kata Maman kepada tribunjateng.com, Selasa (21/9/2021). 

Maman menjelaskan, kendala justru datang dari masyarakat yang ingin menonton film. 

Mereka tidak mau diarahkan untuk mengunduh aplikasi PeduliLindungi yang diwajibkan oleh pemerintah pusat. 

Alasannya tidak mau ribet dengan mengunduh terlebih dahulu di Playstore. Hal itu juga yang membuat bioskop-bioskop masih sepi. 

"Padahal mudah sekali, tinggal buka di Playstore lalu unduh PeduliLindungi. Kemudian scan barcode yang tersedia di pintu masuk bioskop," katanya. 

Maman mengatakan, pekan kedua beroperasinya bioskop ada kabar baik dari pemerintah pusat. 

Kapasitas penonton saat ini diperbolehkan hingga 50 persen. 

Baca juga: Food Truck ACT Hadir di Pati, Relawan Bersama Personel Kodim Bagikan 500 Nasi Kotak pada Masyarakat

Baca juga: Polisi Kantongi Identitas Ibu Kandung Bayi yang Dibuang di Pati, Ternyata Masih di Bawah Umur

Baca juga: Balai Kota Semarang Dikembangkan Konsep Green Building, Dibuat Taman dan Pakai Listrik Tenaga Surya

Kemudian masyarakat yang diperbolehkan menonton tidak hanya yang sudah mendapatkan vaksinasi dosis pertama dan dosis kedua. 

Kini masyarakat yang baru menerima vaksinasi dosis pertama juga diperbolehkan untuk menonton bioskop. 

"Alhamdulillah, itu sesuai Imendagri Nomor 43 Tahun 2021. Boleh menerima kunjungan 50 persen dan menerima penonton yang baru divaksin dosis pertama," jelasnya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved