Breaking News:

Berita Klaten

Kisah Mbah Paiman Dapat Rp 6 M Dari Proyek Tol Solo Yogyakarta, Namun Tak Cukup Beli Sawah Lagi

Pembangunan Tol Solo Yogyakarta melewati banyak persawahan warga. Banyak dari mereka yang kemudian melepas tanahnya.

Editor: rival al manaf
KOMPAS.com/LABIB ZAMANI
Paiman, warga Sidorejo, Kelurahan Beku, Kecamatan Karanganom, Klaten, Jawa Tengah yang menerima uang ganti untung proyek Jalan Tol Solo-Yogyakarta sebesar Rp 6 miliar ditemui di rumahnya, Senin (20/9/2021). 

"Uang itu saya belikan pekarangan yang sudah ada rumahnya."

"Saya beli rumah baru di Kolekan dan Beku," katanya saat ditemui rumahnya di RT 03 RW 05 Desa Siderejo, Karanganom, Klaten, Senin (20/9/2021).

Cerita menarik juga diungkapkan Paiman usai menerima uang Rp 6 miliar itu.

Salah satunya adalah didatangi banyak sales mobil dan perbankan.

Namun, Paiman mengaku tak sempat menemui mereka.

"Setelah terima uang itu, ada sales yang datang ke rumah. Tapi saya tidak tahu ya tidak saya layani. Sehari itu ada kalau enam orang," katanya.

Sementara itu, Kepala Desa Beku Alex Bambang Wijanarko mengatakan, ada 69 bidang tanah di Desa Beku yang terkena dampak proyek pembangunan Jalan Tol Solo-Yogyakarta.

Rinciannya, 20 bidang kas desa dan sisanya lahan milik warga.

Adapun 20 bidang tanah kas desa ini meliputi bengkok dan tiga tempat pemakaman.

"Penerimaan ganti rugi baru tahap pertama itu 40 orang. Kemarin yang tidak hadir dua karena meninggal dunia."

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved