Breaking News:

Berita Semarang

Massa FSPMI Tetap Bertahan di Tengah Hujan Lebat

Meski hujan deras mengguyur, massa yang tergabung dalam FSPMI, masih bertahan di depan PT GS Battery.

Penulis: budi susanto | Editor: sujarwo

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Meski hujan deras mengguyur, massa yang tergabung dalam Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI), masih bertahan di depan PT GS Battery yang ada di BSB Industrial Park Kota Semarang.

Mereka menunggu keputusan manajemen menyoal tuntutan kembali dipekerjakan empat anggota FSPMI yang dipecat secara sepihak.

Selain itu, ratusan massa juga menunggu tuntutan agar belasan anggota FSPMI yang dipindah tugaskan ke bagian lain kembali pada pekerjaannya sebagai operator.

Di tengah hujan ratusan massa tersebut menunggu sambil mendendangkan lagu dangdut dan berjoget.

Penantian ratusan massa yang hampir 7 jam itu, untuk mendapatkan jawaban dari manajemen PT GS Battery akhirnya terkabul sekitar pukul 17.00 WIB.

Di tengah hujan deras, perwakilan buruh, bersama Disnaker dan pihak berwajib menyampaikan hasil pertemuan dengan manajemen PT GS Battery.

Dari pertemuan tersebut, perwakilan buruh menyampaikan belasan anggota FSPMI yang dipindah tugaskan akan dikembalikan ke bagian operator.

Meski demikian, empat anggota FSPMI yang dipecat tidak bisa kembali bekerja lantaran keputusan tersebut ada di tingkat pusat.

Dikatakan Aulia Hakim, Ketua DPW FSPMI Jateng menegaskan, FSPMI tidak akan diam jika ada buruh yang dizalimi.

“Terima kasih pemerintah dan Kepolisian telah menengahi kami, untuk menyuarakan suara buruh dalam aksi solidaritas kali ini. Yang jadi catatan Kami tidak akan diam jika buruh dizalimi,” ujarnya di tengah hujan yang melanda kawasan BSB Industrial, Selasa (21/9/2021).

Ia menambahkan, jika kawasan BSB Industrial, dan Kota Semarang mau menjadi contoh investasi baik, harusnya PT GS Battery merespons baik aksi yang dilakukan para buruh.

“Jika hanya diam berarti tidak ada etikat baik, kalau mau jadi contoh investasi baik, harusnya kami direspon juga secara baik,” tambahnya.

Seusai menyampaikan hasil pertemuan, massa membubarkan diri, dan dikawal oleh pihak Kepolisian. (*)

TONTON JUGA DAN SUBSCRIBE :

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved