Breaking News:

Berita Internasional

Di Sidang PBB, Qatar Serukan Para Pemimpin Dunia Dialog Damai dengan Taliban

Para pemimpin dunia diminta berdialod damai dengan Taliban yang kini menguasai Afghanistan. Seruan itu disampaikan Amir Qatar Sheikh Tamim bin Hamad A

Editor: m nur huda
AFP / STRINGER
File foto ini diambil pada 06 Desember 2016 menunjukkan Emir Qatar Sheikh Tamim bin Hamad al-Thani menghadiri KTT Dewan Kerjasama Teluk (GCC) di ibukota Bahrain, Manama. 

TRIBUNJATENG.COM, NEW YORK CITY - Para pemimpin dunia diminta untuk berdialod damai dengan Taliban yang kini menguasai Afghanistan.

Seruan itu disampaikan Amir Qatar Sheikh Tamim bin Hamad Al Thani saat di Majelis Umum PBB ke-76 di New York pada Selasa (21/9/2021).

Ia menekan pentingnya dukungan berkelanjutan dari komunitas internasional untuk masyarakat Afghanistan "di situasi kritis ini".

Sheikh Tamim meminta mereka untuk memisahkan antara tujuan bantuan kemanusiaan dengan perbedaan politik.

Baca juga: Daerahnya Diserang Bom Oleh ISIS, Taliban Pecat 2 Gubernur di Afghanistan & Rotasi Sejumlah Pejabat

Baca juga: Rakyat Afghanistan Berjuang Melawan Kelaparan yang Meluas di Bawah Kekuasaan Taliban

Baca juga: Taliban Umumkan Nama Pejabat Kabinet Pemerintahannya, Tak Ada Perempuan

Baca juga: Ingin Bicara di PBB Taliban Tunjuk Dubes, Padahal Sudah Ada Utusan Pemerintah Afghanistan

"Penting juga untuk melanjutkan dialog dengan Taliban," ucapnya di Majelis Umum PBB, seperti yang dilansir dari Al Jazeera pada Selasa (21/9/2021).

"Memboikot mereka (milisi Taliban) hanya akan mendorong polarisasi dan reaksi (keras), sementara dialog dapat lebih berguna," lanjut Sheikh Tamim bin Hamad Al Thani.

Qatar tepatnya di kota Doha adalah tuan rumah untuk dialog damai antara Amerika Serikat dan Taliban yang berkonflik pada 2020.

Pertemuan kala itu menghasilkan perjanjian, di mana pasukan NATO yang dipimpin AS harus menarik pasukan di Afghanistan, dan Taliban harus melakukan pembicaraan damai intra-Afghanistan.

Sejak AS menarik pasukan pada Agustus, Qatar membantu mengevakuasi warga asing dan warga Afghanistan, yang melibatkan penguasa baru Taliban.

Qatar mendukung operasi di bandara Kabul dengan pesawat Qatar Airways melakukan beberapa perjalanan ke ibu kota untuk menerbangkan bantuan dan mengakut pemegang paspor.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved