Breaking News:

Berita Jawa Tengah

Ganjar Menilai Lapas dan Rutan di Jateng Perlu Perhatian Serius, Ada Perencanaan dan Evaluasi

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, menilai kondisi Lapas dan Rutan khususnya di Jawa Tengah, perlu mendapatkan perhatian serius.

Penulis: m zaenal arifin | Editor: moh anhar
Dokumentasi Humas Kanwil Kemenkumham Jateng
Rakor Dilkumjakpol, TNI dan Pemerintah Daerah, di Aula Kanwil Kemenkumham Jateng, Rabu (22/9/2021). 

Sementara itu, Kepala Kanwil Kemenkumhan Jawa Tengah, A Yuspahruddin menyatakan, pihaknya telah membangun kerjasama, koordinasi dan sinergitas yang baik dengan seluruh unsur penegak hukum, TNI dan Pemerintah Daerah.

Salah satu contohnya, dalam pelaksanaan program vaksinasi Warga Binaan Pemasyarakatan di Lapas dan Rutan di Jawa Tengah.

"Kami telah menyelesaikan untuk vaksinasi warga binaan kami yang jumlahnya 13.000 orang," katanya.

Atas dasar itu, Yuspahruddin menilai koordinasi harus terus dilakukan, agar persoalan dalam penegakan hukum dan hal lainnya mampu diselesaikan dengan baik.

"Dalam hal ini kita memang harus bersinergi dalam rangka menyelesaikan masalah-masalah yang ada," katanya.

Diakuinya, banyak persoalan-persoalan di Jawa Tengah dalam rangka penegakan hukum.

Karenanya, Rakor tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan dengan baik untuk terus saling bersinergi termasuk dengan TNI dan Pemerintah Daerah.

Plt. Kepala Divisi Pemasyarakatan, Supriyanto menambahkan, diselenggarakannya Rakor tersebut adalah untuk mewujudkan keterpaduan dalam ketatalaksanaan Sistem Peradilan Pidana dengan mengedepankan perlindungan HAM dan pemenuhan rasa keadilan bagi masyarakat, khususnya di wilayah Jawa Tengah.

Baca juga: Gelar Silaturahim, Ketua KONI Kota Semarang Ajak Bergerak Bersama Majukan Olahraga di Kota Semarang

Baca juga: Disdagnakerkop UKM Karanganyar Bantu Pelaku Usaha Pasarkan Produk Lewat Etalase Dagang

Dengan tujuan, menguatkan peran koordinasi dan konsultasi antar penegak hukum dalam ketatalaksanaan Sistem Peradilan Pidana serta mewujudkan harmonisasi dan sinkronisasi dalam upaya penegakan hukum dan perlindungan HAM.

"Selain itu, untuk memperjelas, memadukan, menyelaraskan, menyeimbangkan serta mengoptimalisasikan pekerjaan yang melibatkan sejumlah unit kerja yang memegang peranan penting dalam Criminal Justice System," jelasnya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved