Breaking News:

PSIS Semarang

PSIS Moncer, Pelatih Imran dan 3 Pemain Dinobatkan Jadi yang Terbaik di Pekan Ketiga BRI Liga 1

Penampilan gemilang PSIS Semarang di tiga laga awal BRI Liga 1 musim 2021/2022 bukan hanya berdampak pada posisi PSIS di klasemen

istimewa/media psis
Alfeandra Dewangga Santosa 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Penampilan gemilang PSIS Semarang di tiga laga awal BRI Liga 1 musim 2021/2022 bukan hanya berdampak pada posisi PSIS di klasemen

Melainkan juga berdampak pada prestasi individu di kubu klub kebanggaan masyarakat Kota Semarang tersebut.

Berdasarkan unggahan akun resmi Instagram @liga1match pada Selasa (21/09/21) kemarin,  karteker PSIS Imran Nahumarury kembali terpilih sebagai pelatih terbaik di pekan ketiga.

Imran Nahumarury
Imran Nahumarury (Tribun Jateng/Franciskus Ariel Setiaputra)

Sementara Hari Nur Yulianto sebagai pemain terbaik pekan ketiga, dan Alfeandra Dewangga Santosa menjadi pemain muda terbaik pekan ketiga.

Baca juga: Ronaldo dan Messi Siapa yang Terbaik di Lapangan? Ucapan Alex Ferguson 6 Tahun Lalu Seolah Terbukti

Baca juga: AHHA PS Pati Vs Persis Solo di Laga Pembuka Liga 2, Safin: Kasih Keras Pokoknya!

Tak berhenti di situ, pada bext XI juga terdapat nama gelandang Finky Pasamba yang bersanding dengan 10 pemain terbaik pekan ketiga BRI Liga 1 2021/2022 di setiap posisi.

Hal ini tak lepas dari performa PSIS di pekan ketiga BRI Liga 1 2021/2022 yang berhasil menumbangkan Persiraja Aceh dengan skor 3-1 melalui gol Jonathan Cantillana dan brace Hari Nur Yulianto.

Menurut Imran Nahumarury yang dinobatkan sebagai pelatih terbaik, penghargaan ini hanya sebuah bonus dari kerja keras semua komponen tim PSIS selama ini.

“Ini untuk semua komponen tim. Saya, Hari Nur, Dewangga, dan Finky bisa masuk dalam yang terbaik pekan ketiga karena kerja keras semua komponen tim.

Dan karena dukungan serta doa teman-teman suporter baik Panser Biru dan Snex dari rumah,” ujar Imran di sela-sela aktifitasnya di Hotel Swiss Belinn, Cikarang, Rabu (22/9/2021).

Senada dengan Imran, Dewangga yang dinobatkan sebagai pemain muda terbaik juga mengatakan hal serupa.

Menurut pemain berusia 20 tahun ini, penghargaan tersebut didapat karena kekompakan dalam tim.

“Sama apa yang disampaikan coach, bahwa ini hasil kerja keras semua komponen tim.

Yang terpenting kami terus bekerja keras untuk menatap laga-laga selanjutnya karena kompetisi masih panjang,” beber Dewangga. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved