Breaking News:

Berita Internasional

Rakyat Afghanistan Berjuang Melawan Kelaparan yang Meluas di Bawah Kekuasaan Taliban

Kelaparan terus meluas di Afghanistan saat Taliban berkuasa. Rakyat berusaha keras bertahan hidup dari masalah kelaparan. Kabul menjadi kota yang mas

Editor: m nur huda
HOSHANG HASHIMI / AFP
Seorang pejuang Taliban berjalan melewati pembeli di sepanjang pasar Mandawi di Kabul, Afghanistan, Rabu (1/9). 

TRIBUNJATENG.COM, KABUL - Kelaparan terus meluas di Afghanistan saat Taliban berkuasa. Rakyat berusaha keras bertahan hidup dari masalah kelaparan.

Kabul menjadi kota yang masih menunggu kehidupan baru, banyak hal tergantung pada kemauan dan keinginan penguasa baru Taliban.

Tapi kelaparanlah yang bisa menjadi yang terburuk dari banyak krisis Afghanistan, seperti dilansir BBC, Selasa (21/9/2021).

Bagi orang miskin kota, mayoritas, mengumpulkan beberapa ratus hingga beberapa dolar untuk mencegah kelaparan merupakan tantangan terbesar.

Jutaan orang hidup dalam kemiskinan yang menyedihkan di negara yang telah menerima bantuan luar negeri dalam jumlah besar.

Baca juga: Indonesia Akan Kucurkan Bantuan Dana USD 3 Juta untuk Afghanistan

Sisa uang yang mungkin bisa membantu mereka, sekitar 9 miliar doalr AS dalam cadangan bank sentral, dibekukan oleh Amerika Serikat untuk menjauhkannya dari Taliban.

Saat fajar, ratusan pekerja konstruksi berkumpul di salah satu pasar terbuka di Kabul dengan peralatan mereka untuk mencari pekerjaan.

Ttetapi hanya sedikit yang bisa didapat, karena proyek bangunan besar di kota telah berhenti.

Bank-bank tutup, seiring keran uang asing telah dimatikan.

Sejumlah pekerja konstruksi dijemput untuk bekerja, tetapi lainnya marah.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved