Breaking News:

Berita Solo

Ratusan Santri dan Ormas di Kota Solo Divaksin, Target 1.400 Dosis per Hari 

Ratusan santri dan organisasi masyarakat (ormas) di Kota Solo mengikuti vaksinasi di Pendapi Gede Balai kota Solo, Rabu (22/9/2021). 

Penulis: Muhammad Sholekan | Editor: moh anhar
Dokumentasi Polresta Solo
Pelaksanaan vaksinasi bagi santri dan ormas yang diselenggarakan oleh Alumni Akabri 1996 di Pendapi Gede Balai Kota Solo, Rabu (22/9/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, SOLO - Ratusan santri dan organisasi masyarakat (ormas) di Kota Solo mengikuti vaksinasi di Pendapi Gede Balai kota Solo, Rabu (22/9/2021). 

Kegiatan yang diinisiasi oleh Alumni Akabri 1996 ini menargetkan ribuan dosis vaksin jenis Sinovac untuk masyarakat. 

"Sejak kemarin sudah dimulai, puncaknya nanti tanggal 23 September," ucap Kapolresta Solo, Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak yang merupakan Alumnus Akabri 1996. 

Ade mengatakan, target kegiatan Kebut Vaksinasi Presisi per hari ditarget mencapai 1.400 warga. 

Baca juga: Sebelum Boyongan ke Johar, DPRD Kota Semarang Minta Pemkot Beri Penjelasan Zonasi Kepada Pedagang

Baca juga: Heboh Mobil Goyang Berstiker Fakultas Kedokteran di Banjirkanal Barat Semarang, Diintip, Tancap Gas

Baca juga: Akhirnya Resepsi Pernikahan Boleh Digelar, Begini Aturan PPKM yang Diperpanjang hingga 4 Oktober

Menurutnya, sebanyak 10 tim vaksinator dilibatkan dalam kegiatan ini. 

Adapun tim vaksinator berasal dari RS Kustati, RS PKU Muhammadiyah, RS Moewardi, Klinik Sariwarna, Poltekkes, PMI, dan staf Dokkes Polresta Surakarta. 

"Hari ini sekitar 914 warga yang tervaksin atau 65 persen lebih. Sebenarnya banyak warga yang mendaftar, namun karena kondisi kesehatan akhirnya belum bisa divaksin," jelasnya. 

Sebagai informasi, rangkaian kegiatan Kebut Vaksinasi Presisi yang diadakan alumni Akabri 1996 sudah beberapa kali dilaksanakan. 

Gelaran serupa juga dilaksanakan di Kampus Unisri Solo dengan sasaran para mahasiswa se Solo Raya pada pertengahan September lalu. 

Sementara itu, Korwil Alumni Akabri 1996 Jateng, Kombes Pol M Iqbal Alqudusy, menyampaikan vaksinasi menjadi salah satu fokus kegiatan. 

Pria yang juga menjabat Kabid Humas Polda Jateng itu menyampaikan, hal itu mengingat sampai saat ini masih banyak warga yang belum tervaksin. 

"Diharapkan, agar herd immunity segera terbentuk di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Sejauh ini capaian vaksinasi di Jateng mendekati 9 juta warga. Jumlah itu baru sekitar 30 sekian persen dari target 28,7 juta warga," ungkapnya. 

Dia mengimbau, bagi warga Jateng yang belum tervaksin untuk segera melapor ke fasilitas kesehatan terdekat. 

Baca juga: Upayakan Zona Hijau, Relawan di Klaten Helat Vaksinasi Massal

Baca juga: Tantowi dan Liliyana Natsir Jadi Technical Advisor PB Djarum, Ini Tugasnya

Baca juga: Dua Atlet Tenis Meja Sukun Wakili Indonesia di Qatar

Tujuannya, lanjut Iqbal, agar warga tersebut segera didatakan untuk menerima vaksin tahap 1 dan tahap 2. 

"Masyarakat jangan takut divaksin. Secara agama, vaksin sudah dijamin aman dan halal. Sedangkan secara medis, vaksin yang digunakan sudah terekomendasi dari Kementerian Kesehatan," tandasnya. (*) 

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved