Breaking News:

Berita Internasional

Taliban Umumkan Nama Pejabat Kabinet Pemerintahannya, Tak Ada Perempuan

Taliban mengumumkan nama-nama pejabat kabinet pemerintahan Afghanistan baru, namun tak ada perempuan dalam strukturnya.

Editor: m nur huda
AAMIR QURESHI/AFP
Para mahasiswa bercadar memegang bendera Taliban saat mereka mendengarkan pembicara sebelum unjuk rasa pro-Taliban di Universitas Pendidikan Shaheed Rabbani di Kabul pada Sabtu (11/9/2021). [AAMIR QURESHI/AFP] 

TRIBUNJATENG.COM, KABUL - Taliban mengumumkan nama-nama pejabat kabinet pemerintahan Afghanistan baru, namun tak ada perempuan dalam strukturnya.

Padahal, komunitas internasional sudah meyebut akan melihat kiprah langsung milisi Taliban dan perlakuan mereka terhadap perempuan dan minoritas.

Hingga pengumuman baru pejabat pemerintah pada Selasa (21/9/2021), Taliban tidak memasukkan perempuan.

Jika ada yang berubah, itu adalah dimasukkannya anggota komunitas Hazara untuk menempati jabatan wakil menteri kesehatan.

Dilansir AFP, Hazara merupakan komunitas mayoritas Syiah di Afghanistan, dan menjadi korban persekusi Taliban

Dalam konferensi pers dikutip AP, juru bicara milisi Zabihullah Mujahid membela pengumuman kabinet tersebut.

Mujahid menerangkan, perempuan segera dimasukkan ke pemerintahan sembari mengeklaim kabinet mereka sudah inklusif.

Dia kemudian menuntut pengakuan internasional, dengan menyatakan sudah tidak ada alasan bagi mereka untuk menahannya.

"Adalah tanggung jawab PBB untuk segera mengakui kami. Begitu juga dengan negara lain di Eropa, Asia dan Islam agar menjalin relasi diplomatik," katanya.

Mujahid berkilah pemerintahan saat ini masih interim, artinya akan ada nama baru dalam beberapa hari ke depan. Meski begitu, Mujahid tidak menerangkan apakah Taliban bersedia menggelar pemilihan umum di masa depan.(*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Taliban Umumkan Pejabat Pemerintahannya, Lagi-lagi Tak Ada Perempuan"  
 

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved