Breaking News:

Berita Magelang

TNI Minta Kantor Walikota Magelang Segera Dikosongkan, Ini Jawaban Pemkot

Akademi TNI mengeluarkan surat berisi permintaan pengosongan gedung yang kini digunakan sebagai Kantor Walikota Magelang di lahan seluas 4 hektare.

Editor: m nur huda
KOMPAS.COM/IKA FITRIANA
Sejumlah anggota Akademi TNI hendak memasang patok plang di area Kantor Walikota Magelang pada Jumat (5/7/2020) lalu. 

TRIBUNJATENG.COM, MAGELANG - Akademi TNI mengeluarkan surat berisi permintaan pengosongan gedung yang kini digunakan sebagai Kantor Walikota Magelang di lahan seluas 4 hektare.

Wali Kota Magelang dr. Muchamad Nur Aziz mengaku telah menerima surat dari pihak Akademi TNI yang ditandatangani oleh Komandan Jenderal Akademi TNI Marsekal Madya Andyawan Martono pada 31 Agustus 2021.

Surat bernomor B/473/VIII/2021 itu berisi permintaan bahwa Akademi TNI akan segera menggunakan lahan tersebut untuk Diktuk Taruna, lokasi apel dan upacara kegiatan selama pendidikan Menchandra.

Baca juga: Polemik Logo TNI di Kantor Wali Kota Magelang, Ini Kata Gubernur Ganjar Pranowo

Baca juga: TNI Ultimatum Wali Kota Magelang Segera Pindah Kantor: Anda Tidak Punya Hak Memiliki Aset Itu!

Wali Kota Magelang tunjukan dokumen serah terima aset eks Mako Akabri, Kamis (26/8/2021).
Wali Kota Magelang tunjukan dokumen serah terima aset eks Mako Akabri, Kamis (26/8/2021). (KOMPAS.COM/IKA FITRIANA)

Seperti diketahui, Kantor Wali Kota Magelang berdiri di atas lahan aset eks Mako Akabri itu.

"Akademi TNI minta ada penjadwalan pengosongan. Tapi setelah kita bertemu di Jakarta rencana itu di-pending, akan dibahas dulu. Jadi tidak mungkin akhir tahun ini akan pindah, tapi saya harapkan sebulan ini ada titik temu," kata Wali Kota Aziz, Selasa (21/9/2021).

Kantor Wali Kota Magelang dipasangi logo TNI, pada 25 Agustus 2021.
Kantor Wali Kota Magelang dipasangi logo TNI, pada 25 Agustus 2021. (Dok. Prokompim Kota Magelang)

Masalah tersebut, menurut Aziz, telah ditangani oleh pemerintah pusat.

Timnya telah bertemu dengan Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud MD, yang diberi mandat oleh Presiden Joko Widodo untuk menyelesaikan persoalan tersebut.

Lanjut Aziz, Ppertemuan yang diadakan di Jakarta beberapa waktu lalu itu juga dihadiri pula utusan dari Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), termasuk Komandan Jenderal (Danjen) Akademi TNI.

"Persoalan ini sudah ditekel (ditangani) oleh pemerintah pusat. Presiden menyerahkan ke Menko Polhukam untuk mencari titik temu," ujar Aziz, di kantornya, Selasa (21/9/2021).

Logo TNI di atas gedung kantor Wali Kota Magelang, Jawa Tengah, Kamis (26/8/2021)
Logo TNI di atas gedung kantor Wali Kota Magelang, Jawa Tengah, Kamis (26/8/2021) (KOMPAS.COM/IKA FITRIANA)

Aziz meminta para ASN untuk tetap tenang dan terus melayani masyarakat.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved