Breaking News:

Berita Banyumas

Di Banyumas Ada 16 Titik Potensi Longsor 16 Titik Puting Beliung 6 Titik Rawan Banjir, BPBD Waspada

Wakil Bupati Banyumas, Sadewo Tri Lastiono mengatakan sejak awal musim penghujan telah mempersiapkan sejumlah personel serta peralatan yang ada

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: muslimah
TribunJateng.com/Permata Putra Sejati
Wakil Bupati Banyumas, Sadewo Tri Lastiono bersama Kapolres, Kombes Firman L Hakim dan Kepala Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banyumas, Titik Puji Astuti saat mengecek kesiapan personel serta peralatan di Makodim 0701 Banyumas, Kamis (23/9/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, PURWOKERTO - Sebagai langkah antisipasi potensi bencana alam, dan datangnya musim penghujan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banyumas mengecek kesiapan personel serta peralatan di Makodim 0701 Banyumas, Kamis (23/9/2021).

Wakil Bupati Banyumas, Sadewo Tri Lastiono mengatakan sejak awal musim penghujan telah mempersiapkan sejumlah personel serta peralatan yang ada. 

Wabup memastikan, peralatan benar-benar siap andaikan nanti terjadi bencana alam.

"Mudah-mudahan tidak sekencang tahun kemarin dan kita harapkan justru tidak terpakai. 

Karena di Banyumas itu potensi bencananya ada seperti banjir, angin puting beliung dan longsor," ujarnya kepada Tribunbanyumas.com.

Sadewo menjelaskan, untuk lokasi rawan banjir yakni di Kecamatan Sumpiuh, Kemranjen dan Tambak, kemudian untuk daerah rawan longsor yakni di Kecamatan Gumelar serta daerah lainnnya. 

"Lokasinya terkadang berubah-ubah. Kalau potensi longsor di sini ada 16 titik, putih beliung 16 titik dan enam titik rawan banjir," tambahnya. 

Kurang lebih ada 250 personel BPBD yang disiapkan. 

Mereka juga mendapatkan dukungan dari 33 organisasi masyarakat yang siap membantu dalam penanganan bencana. 

Kemudian ada TNI-Polri yang juga kerap kali melakukan koordinasi bersama pada saat penanganan bencana alam. 

Kapolresta Banyumas, Kombes Pol M Firman L Hakim, mengatakan akan membantu dari titik awal hingga akhir.

Ia mencontohkan andaikan terjadi bencana di Kecamatan Sumpiuh, pihaknya akan melakukan pengawalan kendaraan hingga membantu kebencanaan di lokasi. 

"Kami memberikan bantuan di wilayah, jadi minimal di sini ada struktur.

Soal bencana kita tidak bisa kerja sendiri, oleh sebab itu kami dari TNI-Polri sebisa mungkin membantu pemerintah daerah dalam penanganan bencana," tambahnya. (Tribunbanyumas/jti) 

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved