Breaking News:

Berita Purbalingga

Hasil Tes PCR, 44 Siswa SMPN 4 Mrebet Purbalingga Dinyatakan Negatif Covid-19, 20 Positif

Sebanyak 64 dari 90 siswa SMP Negeri 4 Mrebet, Purbalingga menjalani tes ulang PCR, setelah sebelumnya dinyatakan positif Covid-19

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: muslimah
Humas Kominfo Purbalingga
Bupati Purbalingga, Dyah Hayuning Pratiwi (Tiwi) saat meninjau lokasi isolasi mandiri terpusat di SMP N 3 Mrebet, Rabu (23/9/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, PURBALINGGA - Sebanyak 64 dari 90 siswa SMP Negeri 4 Mrebet, Purbalingga menjalani tes ulang PCR, setelah sebelumnya dinyatakan positif Covid-19 usai tes antigen, Rabu (22/9/2021). 

Hasilnya, 20 siswa dinyatakan positif dan 44 anak negatif Covid-19.

Hal tersebut diungkapkan oleh Bupati Purbalingga, Dyah Hayuning Pratiwi (Tiwi) usai meninjau lokasi isolasi mandiri terpusat di SMP N 3 Mrebet.

Bupati Tiwi menjelaskan tes PCR dilakukan karena akurasinya lebih tinggi dibanding dengan rapid antigen.

"Jadi kalau yang awal baru rapid antigen, kita lakukan PCR ulang yang akurasinya memang lebih tinggi.

Hasilnya, dari 64 anak yang berdasarkan hasil rapid antigennya positif ternyata hanya 20 anak yang PCR-nya positif," kata Bupati Tiwi didampingi Kapolres Purbalingga, AKBP Era Johny Kurniawan di SMP N 3 Mrebet, kepada Tribunbanyumas.com.

Bupati Tiwi menambahkan 20 siswa yang terkonfirmasi positif akan dipisah dari 44 siswa yang hasil PCR-nya negatif.

Sementara, 30 siswa yang belum menjalani isolasi mandiri terpusat dan melakukan PCR ulang nantinya akan dijemput oleh petugas kesehatan.

"Jadi dari 90 ini ternyata ada 30 yang belum melakukan isolasi terpusat.

Mungkin orang tuanya belum memperbolehkan, ini yang nanti akan kita jemput bola ke rumah masing-masing," katanya.

Kemudian, meskipun 44 siswa dinyatakan negatif melalui tes PCR ulang, mereka belum diizinkan pulang hingga masa isolasi mandiri selesai.

Kurang lebih selama 10 hari para siswa akan menjalani isolasi mandiri terpusat yang dipantau langsung oleh tenaga kesehatan dan tim gugus tugas Covid-19.

"Walaupun sudah dinyatakan negatif, tapi mereka sudah kontak langsung dengan yang terpapar Covid-19 sehingga harus tetap menjalani isolasi terpusat, dan nantinya akan dikelompokkan oleh petugas," ungkapnya. (Tribunbanyumas/jti)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved