Berita Tribun
Hendak Mau Menimba Air di Sumur, Warga Karanganyar Kaget Lihat Jenazah
Ada peserta yang tidak hadir tanpa keterangan jelas setiap sesi dalam pelaksanaan ujian Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) CPNS 2021 Karanganyar.
Penulis: Elsa Elningtyas | Editor: moh anhar
TRIBUNJATENG.COM, KARANGANYAR - Ada peserta yang tidak hadir tanpa keterangan jelas setiap sesinya dalam pelaksanaan ujian Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) CPNS 2021 Kabupaten Karanganyar yang digelar di UNS Solo selama tiga hari.
Adapun pelaksanaan ujian SKD telah dimulai pada Selasa (21/9/2021) hingga hari ini Kamis (23/9/2021).
Berdasarkan data yang dihimpun dari Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Karanganyar, ada sebanyak 2.218 pelamar CPNS yang mengikuti tahapan SKD.
Adapun Pemkab Karanganyar membuka pendaftaran CPNS tenaga kesehatan sebanyak 49 formasi dan CPNS tenaga teknis sebanyak 22 formasi.
Baca juga: Bocah Perempuan Karanganyar Diperlakukan Tetangga Tak Manusiawi: Alat Vitalnya Dimasuki Selang Air
Baca juga: Kapten Persijap Ardan Aras Tak Gentar Hadapi Tim Bertabur Bintang: Kami Beri Perlawanan Terbaik
Baca juga: Baznas Provinsi Jateng Salurkan Bantuan 112 Anak Terdampak Covid-19 di Purbalingga
Kepala BKPSDM Karanganyar, Suprapto menyampaikan, pelaksanaan ujian SKD di UNS Solo selama tiga hari berjalan lancar.
Tidak ada kendala jaringan selama pelaksanaan ujian.
Akan tetapi dari tingkat kehadiran ada peserta yang tidak hadir setiap sesi ujian.
"Ternyata setiap sesi ujian ada peserta yang tidak hadir tanpa pemberitahuan. Berkisar 30 orang per sesi. Hari pertama dan ketiga ada dua sesi dan hari kedua ada 3 sesi," katanya saat dihubungi Tribunjateng.com, Kamis siang.
Dia menuturkan, peserta yang tidak hadir tanpa keterangan jelas tersebut tidak dapat mengikuti ujian susulan. Berbeda halnya apabila mereka memberikan pemberitahuan kepada panitia H-1 pelaksanaan ujian.
"Berarti tidak ada keinginan untuk melanjutkan tahapan. Kalau ada pemberitahuan sebelum hari H bisa dijadwalkan ulang. Misal sakit, melahirkan. Kita usulkan ke BKN untuk dijadwalkan ulang," jelasnya.
Terkait tahapan selanjutnya, pihak BKPSDM masih menunggu pengumuman serta penjadwalan tahap SKB dari BKN. Pelaksanaan ujian SKB akan dilakukan di UNS Solo.
Lanjut Suprapto, kemungkinan penjadwalan SKB menunggu pelaksanaan SKD secara keseluruhan telah selesai. Pasalnya beberapa daerah juga masih ada yang belum menggelar ujian SKD.
"Kemungkinan pertengahan Oktober 2021. Setelah itu penjadwalan ujian P3K tenaga kesehatan," ungkapnya. (Ais).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/wakapolres-tegal-kompol-didi-dewantoro-15-9-2021.jpg)