Breaking News:

Kemenkop-UKM Pacu UMKM Masuk Ekosistem Digital

dalam peta jalan atau roadmap digitalisasi UMKM, target UMKM bergabung dalam ekosistem digital tahun inisebanyak 19 juta, dan pada 2023 mencapai 25,5

Editor: Vito
arenalte.com
Ilustrasi Digitalisasi. 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Kemenkop-UKM terus menggenjot UMKM masuk ke dalam ekosistem digital, dengan target sebanyak 30 juta UMKM hingga 2024.

"Pada Agustus 2021, sudah 15,3 juta UMKM digital (23,9 persen dari total UMKM di Indonesia)," kata Deputi Bidang Kewirausahaan Kemenkop-UKM, Siti Azizah, dalam webinar 'Peran Perbankan dalam Ekosistem Digital UMKM Masa Depan', Kamis (23/9).

Menurut dia, dalam peta jalan atau roadmap digitalisasi UMKM, target UMKM bergabung dalam ekosistem digital tahun inisebanyak 19 juta, dan pada 2023 mencapai 25,5 juta.

"Bagaimana mencapai ini, tentu literasi digital, peningkatan kapasitas produksi, peningkatan kualitas pasar, dan akses pasar," jelasnya.

"Akses pasar ini adalah penyerapan dari pemerintah daerah, kemitraan ekspor, dan lainnya. Jadi ini program yang kami lakukan untuk digitalisasi UMKM, serta beberapa kebijakan terkait dengan ini," sambung Siti.

Ia menyebut, dalam menggenjot digitalisasi UMKM tentu ada tantangannya, yaitu aspek produksi maupun sumber daya manusia, pemahaman teknologi, penyesuaian model bisnis lebih fleksibel, dan lain-lain.

"Tapi ini ada peluang dan manfaatnya, seperti perluasan jaringan logistik, penguatan sinergi antar-steakholder, peningkatan pendapatan, berdaya saing, dan peningkatan lapangan kerja," tuturnya. 

Adapun, kolaborasi antara gerakan Bangga Buatan Indonesia (BBI), Bangga Wisata Indonesia (BWI) dengan Karya Kreatif Indonesia (KKI) mampu mendorong 15,9 juta UMKM memasuki pasar daring.

"Secara angka, inisiatif bersama BBI, BWI, dan KKI terbukti mengakselerasi onboarding digitalisasi UMKM secara nasional, setidaknya 15,9 juta UMKM telah hadir dalam loka pasar daring atau naik 99% sejak 2020," kata Menteri Koperasi dan UKM (Menkop-UKM), Teten Masduki, dalam pembukaan Puncak Karya Kreasi Indonesia 2021 secara virtual, Kamis (23/9).

Menteri Koordinator (Menko) Bidang Kemaritiman dan Investasi (Marves), Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, Gerakan KKI bersama Bank Indonesia berhasil menggarap sisi hilir UMKM Indonesia dengan menciptakan produk premium UMKM disertai pembayaran digital melalui Qris.

"Sejak 2016, konsep KKI semakin kuat, dan kami yakin apa yang kita bangun dan lakukan ini memberikan semangat bagi pelaku UMKM untuk terus naik kelas dan menghasilkan produk berkualitas," ujarnya. (Tribunnews/Seno Tri Sulistiyono/Kontan/Ratih Waseso)

Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved