Breaking News:

Berita Kudus

Hartopo Tak Bisa Paksakan Kenaikan UMK Kudus 2022

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus akan melakukan kajian mendalam sebelum mengusulkan Upah Minimum Kabupaten (UMK) 2022 mendatang.

Penulis: raka f pujangga | Editor: Daniel Ari Purnomo
Tribun Jateng/ Raka F Pujangga
Bupati Kudus, HM Hartopo,‎ bersama Kepala BPN Kudus, Pratomo Adi Wibowo saat apel di Pendopo Kabupaten Kudus, Jumat (24/9/2021) 

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus akan melakukan kajian mendalam sebelum mengusulkan Upah Minimum Kabupaten (UMK) 2022 mendatang.

Hal itu menyusul hasil simulasi yang telah dilakukan UMK 2022 tetap sama dengan UMK 2021.

Penghitungan itu sesuai dengan Peraturan Pemerintah (PP) nomor 36 tahun 2021 tentang pengupahan.

‎Bupati Kudus, HM Hartopo mengatakan, akan mengikuti aturan sesuai yang berlaku di Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker).

"Kami akan mengikuti aturan dari Kementerian bagaimana. Kalau angkanya (tetap sama-red) nanti akan kami lakukan kajian mendalam," ujar dia, Jumat (24/9/2021).

Kendati demikian, pihaknya tidak bisa memaksakan UMK 2022 harus naik seperti pada tahun-tahun sebelumnya.

Menurutnya, saat ini kondisi Kudus saat ini tengah ‎pemulihan ekonomi pasca pandemi yang berlangsung hampir dua tahun.

"Kalau saya pribadi maunya naik, tapi lihat kondisi sekarang saja kasihan," kata dia.

Sementara itu, Asosiasi Persatuan Perusahaan‎ Rokok Kudus (PPRK), Agus Sarjono menyampaikan, prinsipnya akan taat terhadap perundang-undangan, apakah ada kenaikan atau tidak.

‎Dia berharap, apapun keputusan terkait UMK 2022 mendatang tetap terjaga kondusifitasnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved