Breaking News:

Berita Semarang

Pria Semarang Meninggal Jatuh saat Perbaiki Atap Rumah, Asbes Ambrol, Tubuh Terkapar di Lantai

Priya Aristiya WB ditemukan meninggal pertama kali oleh tetangganya yang curiga mendengar suara televisi cukup keras terdengar dari rumahnya.

Penulis: iwan Arifianto | Editor: moh anhar

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Priya Aristiya WB (39) ditemukan meninggal dunia penuh simbah darah di lantai rumah orangtuanya di Kampung Grobogan, Pandansari, Semarang Tengah, Jumat (24/9/2021) sekira pukul 12.30 WIB.

Korban ditemukan meninggal pertama kali oleh tetangganya yang curiga mendengar suara televisi cukup keras terdengar dari rumahnya.

"Saya melintas di depan rumah korban saat momong cucu kok rumah korban ada suara televisi cukup keras lalu saya menoleh ke arah depan rumah," ujar saksi mata Ermawati (59).

Sesudah itu, ia melihat ada cairan merah berupa darah di lantai depan rumah korban.

Baca juga: Polisi Gerebek Rumah Pembuat Uang Palsu di Boyolali, Peredarannya Sampai ke Jabotabek hingga Aceh 

Baca juga: Komplotan Alas Roban Beraksi Lintas Provinsi, Sebelum Beraksi Bobol Minimarket, Amati Target 12 Jam

Baca juga: Fokus : Branding Pasar Johar

Darah itu merembes dari dalam rumah.

"Saya takut dan  memanggil warga sekitar," ujarnya.

Sementara itu, saksi lain, Sahadi Suparto (78) mengatakan, bersama para tetangga lainnya lantas mendatangi lalu membuka pintu rumah korban.

Tampak korban alami luka parah di bagian kepala. 

"Kami lihat korban sudah tergeletak dengan posisi telentang di lantai rumahnya," paparnya.

Ia mengaku, sebelumnya mendengar suara benda jatuh sekira pukul 08.30.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved