Breaking News:

Berita Batang

Tahun 2021, BPN Batang Targetkan Bisa Serahkan 71 Ribu Sertifikat Tanah

Kantor BPN Kabupaten Batang menargetkan pendaftaran 71.530 sertifikat di program pendaftaran tanah sistematis lengkap (PTSL).

Penulis: dina indriani | Editor: moh anhar
TRIBUN JATENG/DINA INDRIANI
Wakil Bupati Suyono, Kepala BPN Batang Kris Joko Sriyanto saat memberikan secara simbolis sertifikat PTSL usai upacara peringatan HUT ke-61 Hari Agraria dan Tata Ruang di Kantor BPN Batang, Jumat (24/9/2021). 

TRIBUNJATENG.COM,BATANG - Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Batang menargetkan pendaftaran 71.530 sertifikat di program pendaftaran tanah sistematis lengkap (PTSL) pada tahun 2021.

Kepala BPN Batang, Kris Joko Sriyanto mengatakan hingga saat ini pihaknya telah mencapai 69 ribu sertifikat tanah dengan pemberkasan 750 bidang tanah, dan ditargetkan selesai pada awal oktober mendatang.

"Kami sudah selesaikan PTSL 69 Ribu sertifikat dan sebagian sudah dibagikan, artinya hanya kurang sedikit dari target, kami targetkan pada 5 oktober mendatang selesai, sesuai dengan target yang kami tentukan," tuturnya usai upacara peringatan HUT ke-61 Hari Agraria dan Tata Ruang di Kantor BPN Batang, Jumat (24/9/2021).

Baca juga: Pemkot Semarang Undi Lapak Pasar Johar, Besok Pedagang Sudah Boleh Langsung Menempati

Baca juga: Pengundian Lapak Pasar Johar Semarang Dinilai Sudah Transparan, DPRD Minta Tetap Perlu Evaluasi

Baca juga: Fokus : Branding Pasar Johar

Baca juga: Biodata Bandar Arisan Maryuni Kempling Salatiga, Sudah Ditahan: Perempuan, Masih Muda

Dalam proses sertifikasi, dia mengakui mendapat sedikit kendala saat pandemi Covid-19 ini.

"Saat pandemi melanda kami sedikit ada kendala, misalnya saja ketika pengumpulan berkas petugas di lapangan mendapat informasi bahwa warga ada yang sakit jadi kami juga waspada," ujarnya.

Saat ini pihaknya juga sedang melakukan penataan tanah pusaka Kabupaten Batang.

Saat ini tanah pusaka di Kabupaten Batang digunakan tiga pihak, yaitu masyarakat desa, pemerintah desa dan permukiman.

"Langkah dari BPN terkait tanah pusaka itu dengan pola reforma agraria penataan akses dan aset ini sedang dalam proses intinya untuk masyarakat," imbuhnya.

Wakil Bupati Batang Suyono mengapresiasi program PTSL yang digagas Kementerian ATR / BPN.

"Untuk tahun ini program PTSL cukup banyak, dan ini sangat membantu sekali serta mensejahterakan rakyat, mereka jadi punya serrifikat tanah," ujarnya.

Baca juga: Menghadapi Arema FC Malang, Konsistensi Permainan PSIS Semarang Dinantikan

Baca juga: Jaringan Narkoba di Sragen Manfaatkan Kemudahan Media Sosial, 40 Kasus Diungkap

Baca juga: Biodata Bandar Arisan Maryuni Kempling Salatiga, Sudah Ditahan: Perempuan, Masih Muda

Dalam rangka peringatan HUT ke-61 Agraria dan Tata Ruang, Suyono berharap para petugas BPN tetap memegang teguh integritas.

"Semoga semua pekerjaan bisa berjalan dengan lancar, dan tidak tergoda hal-hal yang bisa mengurangi integritas," pungkasnya.(*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved