Breaking News:

Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Kisah Mahasiswa Turki Wisuda di UMP Purwokerto: Saya Tinggalkan Kuliah di Pakistan

Salah satu wisudawan dari Turki, Sait Arslan berbagai cerita selama kuliah di UMP. Ia mengaku tak dapat menyembunyikan rasa bahagianya.

Editor: abduh imanulhaq
UMP PURWOKERTO
Sait Arslan, wisudawan UMP Purwokerto asal Turki. 

Apalagi setelah ia mempelajari budaya, makanan dan tempat wisata.

‘’Orang di sini ramah-ramah, bahkan sering minta foto dengan saya,’’ kata pria penyuka nasi goreng.

Sait Arslan, wisudawan Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) yang berasal dari Turki.
Sait Arslan, wisudawan Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) yang berasal dari Turki. (IST)

Sekitar tiga bulan lamanya ia beradaptasi di Indonesia dengan mengikuti program Bahasa Indonesia untuk Penutur Asing (BIPA) UMP.

Sekitar tahun 2018 ia mulai kuliah di UMP dan memilih prodi Teknik Informatika.

Menurutnya ada perbedaan proses belajar antara di Turki dan Indonesia.

‘’Kalau di Turki banyak teorinya dari praktik, di Indonesia justru banyak praktiknya,’’ ujarnya.

Rektor UMP Dr Jebul Suroso mengatakan, wisuda ke 67 UMP terasa begitu menyenangkan karena ada banyak mahasiswa dari luar negeri.

“Ada mahasiswa dari Turki, Sudan, Thailand, dan Bangladesh. Ini adalah buah manis kita, setelah sekian lama UMP mengelola internasionalisasi. Mahasiswa dari berbagai negara di dunia, bisa datang ke UMP,” katanya, Sabtu (25/9/2021).

Para mahasiswa internasional tersebut datang langsung ke Indonesia untuk belajar di UMP.

“Berawal dari pembelajaran Bahasa Indonesia Penutur Asing (BIPA) yang UMP kelola,” katanya.

Lebih lanjut Rektor mengatakan, UMP memiliki 6 kelas internasional yang memungkinkan mahasiswa dari berbagai negera bisa kuliah di UMP.

“Target kita jika 14.000 mahasiswa UMP, itu ada 1.400 mahasiswa dari luar negeri,” tandasnya. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved