Breaking News:

Berita Solo

Kabupaten Sukoharjo Bakal Terima Dana dari Investor Program Bedah Rumah 100 Unit 

Asosiasi Pradana Cahaya Nusantara (PCN) yang spesifik bergerak dalam penyelengaraan program dan pengelolaan dana CSR berpotensi dapat menggerakkan.

Penulis: Muhammad Sholekan | Editor: rival al manaf
Tribun Jateng/ Muhammad Sholekan
Ketua Umum PCN Pusat, Emanuel Eusebius 

TRIBUNJATENG.COM, SUKOHARJO - Asosiasi Pradana Cahaya Nusantara (PCN) yang spesifik bergerak dalam penyelengaraan program dan pengelolaan dana CSR berpotensi dapat menggerakkan roda perekonomian sehingga tercapai kesejahteraan di masyarakat. 

Hal itu dikemukakan Ketua Umum PCN Pusat, Emanuel Eusebius Sala usai melantik pengurus PCN wilayah Jawa Timur, Jawa Tengah, pengurus PCN Cabang Klaten maupun pengurus PCN Cabang Sukoharjo di Balai Desa Karangasem, Bulu, Sukoharjo, Jumat (24/9/2021). 

Dia menambahkan, pengelolaan dana CSR baik sarana fisik maupun non fisik diperoleh dari BUMN, kementerian, perbankan, swasta berskala nasional, seperti Djarum, Pupuk Kaltim, Pupuk Sriwijaya dan masih banyak lagi.

Baca juga: 10 Sepeda Motor Knalpot Brong Diamankan Satlantas Polres Karanganyar

Baca juga: Kecerdikan Guardiola Geser Posisi Gabriel Jesus, Manchester City Buat Chelsea Racikan Tuchel Merana

Baca juga: Hasil Liga 1 2021 PSIS vs Arema FC: Mahesa Jenar Perpanjang Rekor Tak Terkalahkan

"Alokasi dana dari CSR tersebut dapat dimanfaatkan oleh masyarakat dalam berbagai kegiatan fisik seperti bedah rumah maupun kegiatan non fisik seperti pengembangan ekonomi kerakyatan melalui UMKM," jelasnya. 

Emanuel juga menjelaskan dalam penyelenggaraan program bedah rumah, sudah ada 35 kabupaten/kota di seluruh Indonesia yang telah diusulkan PCN ke Bappenas agar mendapat anggaran dari CSR baik melalui Bank Dunia maupun alokasi anggaran CSR lainnya. 

Adapun di wilayah Jateng, ada lima kabupaten/kota yang diusulkan untuk mendapat kucuran dana dari investor atas pelaksanaan bedah rumah, termasuk di Kabupaten Sukoharjo

Di mana setiap satu kabupaten ada 100 unit rumah yang tidak layak huni untuk diperbaiki atau direnonasi. 

"Semoga diakhir September 2021 verifikasi dari Bappenas sudah selesai, sehingga langkah selanjutnya mengajukan usulan untuk mendapatkan dana dari perusahaan berskala nasional atau investor yang membidangi masalah pembangunan sarana fisik yakni bedah rumah," jelasnya. 

Dalam program bedah rumah tahun 2021, dana CSR yang terserap sekitar Rp 1 triliun, di mana setiap satu provinsi ada sebanyak 500 unit rumah yang tidak layak huni untuk direhab.

Baca juga: Terungkap Alasan Pemuda Pengangguran Bakar Masjid Raya Makassar, Polisi Cepat Menangkap Berkat CCTV

Baca juga: Cara Membuat Donat Diet Tanpa Tepung dan Lebih Sehat

Baca juga: Liga Inggris: Man United, Chelsea, Kalah, Liverpool Imbang, Brighton Berpotensi Puncaki Klasemen

Pembangunan sarana fisik tersebut, lanjut Emanuel berasal dari investor. 

Adapun melalui Kementerian ESDM, program yang telah bergulir yakni penerangan lampu jalan mulai dari pemasangan instalasi di 25 kabupaten/kota. 

Sedang dana CSR yang terserap mencapai Rp 350 miliar pada tahun pertama. 

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved