Breaking News:

Menteri Erick Thohir bakal Bubarkan 7 BUMN

tujuh perusahaan BUMN tersebut sudah lama tidak beroperasi, tetapi hingga kini masih tercatat memiliki karyawan.

Editor: Vito
TribunJateng.com/Idayatul Rohmah
Tangkap layar Menteri BUMN Erick Thohir 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Menteri BUMN Erick Thohir menegaskan akan segera membubarkan tujuh perusahaan berstatus pelat merah.

Pasalnya, tujuh perusahaan BUMN tersebut sudah lama tidak beroperasi, tetapi hingga kini masih tercatat memiliki karyawan.

"Tujuh BUMN itu sudah lama tidak beroperasi. Kasihan juga nasib pegawainya terkatung-katung, dan kami kan zalim kalau jadi pemimpin tidak memberi kepastian (ditutup atau dihidupkan kembali-Red)," katanya, dikutip pada Sabtu (25/9).

Adapun, ketujuh BUMN tersebut yaitu PT Merpati Nusantara Airlines (Persero), PT Industri Gelas (Persero), PT Istaka Karya (Persero), PT Kertas Kraft Aceh (Persero), PT Industri Sandang Nusantara (Persero), PT Pembiayaan Armada Niaga Nasional (Persero), dan PT Kertas Leces (Persero).

"Ada Merpati dalam tahap pembicaraan, Kertas Leces, dan ini hal-hal yang memang harus kami pastikan keputusan ini ada (dibubarkan-Red)," ucapnya.

Namun, Erick menyampaikan, dalam menutup BUMN membutuhkan proses yang panjang, sehingga diperlukan revisi Undang-Undang (UU) No. 19/2003 untuk mempercepat dalam mengambil keputusan nasib perusahaan pelat merah.

Ia mencontohkan, dalam melakukan restrukturisasi BUMN saja memerlukan waktu sekitar 9-12 bulan dengan persetujuan lintas kementerian.

"Untuk menutup BUMN perlu proses panjang lagi karena itu kami meminta (revisi UU BUMN-Red), apalagi ini dari DPR langsung (mengusulkan revisi-Red). Karena itu pas kunjungan ke Kratakau Steel saya juga meminta dukungan dari Pak Presiden dan semua menteri," jelasnya.

"Berilah kepercayaan kami sebagai BUMN untuk bisa menutup dan memerger perusahaan dengan cepat, supaya bisa antisipasi perusahaan bisnis model yang terjadi saat covid-19 dan pasca-covid-19," sambungnya. (Tribunnews/Seno Tri Sulistiyono)

Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved