Breaking News:

Berita Banyumas

Respons Beragam Sikapi Penerapan Sistem Ganjil Genap Pelat Nomor ke Baturraden Banyumas

Polresta Banyumas memberlakukan sistem ganjil genap bagi wisatawan yang menuju wilayah wisata Baturraden, Sabtu-Minggu (25-26/9/2021). 

TRIBUN JATENG/PERMATA PUTRA SEJATI
Petugas dari Dinhub dan kepolisian Banyumas memberhentikan kendaraan yang hendak menuju Baturraden karena tidak sesuai aturan ganjil genap, Minggu (26/9/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, PURWOKERTO - Satlantas Polresta Banyumas memberlakukan sistem ganjil genap bagi wisatawan yang menuju wilayah wisata Baturraden, Sabtu-Minggu (25-26/9/2021). 

Yang dimaksud sistem ganjil genap adalah pada tanggal genap hanya kendaraan roda empat berpelat nomor genap yang boleh lewat dan menuju objek wisata Baturraden, begitu pula sebaliknya.

Kalau tidak sesuai tanggal, kendaraan tersebut disuruh putar balik.

Penyekatan dilakukan di Simpang Langen Tirto (jalur utama), simpang Kebumen (jalur barat), bundaran Pringsewu Baturraden, dan Simpang tiga Limpakuwus (jalur timur). 

Bertujuan mengurangi penyebaran Covid-19, penyekatan tersebut mendapatkan respons berbeda dari masyarakat.

Ada yang setuju, tak sedikit yang tidak sepakat.

Irham Budi (29), warga Brebes yang hendak berlibur ke Baturraden, mengaku belum tahu penerapan sistem ganjil genap tersebut.

"Saya tidak tahu, jadi saya berangkat saja ke sini. Tapi tadi diberhentikan sama Pak Polisi, katanya untuk plat nomor genap disuruh balik dulu. Besok baru boleh main ke Baturraden. Kalau begitu tidak masalah karena sudah menjadi aturan," ujarnya kepada Tribunbanyumas.com saat diberhentikan di pertigaan Pabuaran, Minggu pagi.

Irham dan keluarga kebetulan menginap di hotel Purwokerto sehingga tidak begitu mempermasalahkan hal tersebut.

Dia juga berada di Purwokerto hingga dua hari ke depan.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved