Breaking News:

Berita Internasional

Taliban Larang Pria Afghanistan Cukur Jenggot, Disebut Langgar Syariat 

Penguasa Taliban mengeluarkan pernyataan larangan mencukur jenggot bagi pria Afghanistan. Karena mencukur jenggot dianggap melanggar interpretasi mere

Editor: m nur huda
AL JAZEERA / AFP
Gambar yang diambil dari televisi Al-Jazeera yang berbasis di Qatar pada Senin (16/8/2021), menunjukkan Anggota Taliban mengambil alih istana kepresidenan di Kabul, setelah presiden Afghanistan terbang ke luar negeri. 

TRIBUNJATENG.COM, KABUL - Penguasa Taliban mengeluarkan pernyataan larangan mencukur jenggot bagi pria Afghanistan. Karena mencukur jenggot dianggap melanggar interpretasi mereka soal syariat.

Polisi keagamaan yang dibentuk milisi Taliban menyampaikan, siapapun yang melanggar bakal mendapatkan hukuman.

Perintah itu tidak hanya diberikan kepada tukang cukur di Provinsi Helmand, tetapi juga di ibu kota Kabul.

Sejak kembali ke kekuasaan pada 15 Agustus, Taliban sudah mulai menerapkan aturan ketat yang sempat berlaku pada 1996-2001.

Pada Sabtu (25/9/2021), milisi menembak mati dan menggantung mayat empat terduga penculik di alun-alun kota Herat.

Foto yang diambil pada 28 Januari 2012 memperlihatkan seorang pemuda Afghanistan menata rambutnya di salon di Kabul. Sejak Taliban berkuasa pada 15 Agustus 2021, pria Afghanistan dilarang mencukur jenggot karena dianggap melanggar syariat.
Foto yang diambil pada 28 Januari 2012 memperlihatkan seorang pemuda Afghanistan menata rambutnya di salon di Kabul. Sejak Taliban berkuasa pada 15 Agustus 2021, pria Afghanistan dilarang mencukur jenggot karena dianggap melanggar syariat. (AFP PHOTO/MASSOUD HOSSAINI)

Dalam pengumuman yang diberikan kepada salon di Helmand, milisi memeringatkan untuk mengikuti syariat mengenai gaya rambut dan jenggot.

"Tidak ada yang berhak untuk melontarkan keluhan," demikian isi dalam pengumuman itu seperti dilansir BBC Minggu (26/9/2021).

Salah satu pemilik salon di Kabul mengungkapkan, Taliban sering mendatanginya dan memerintahkannya berhenti mencukur jenggot.

"Salah satu dari anggota mereka mengancam, mereka bakal mengirim polisi yang menyamar untuk menangkap kami," kata dia.

Penata rambut lain di ibu kota juga menceritakan, dia sempat ditelepon pejabat yang memintanya tidak meniru gaya AS.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved