Breaking News:

Berita Kendal

Charlie Hospital Kendal Gagas Program Pengobatan Gratis bagi Warga Miskin

Rumah sakit Chalie Boja, Kendal menggagas program pengobatan gratis melalui Dompet Dana Sehat Charlie (DDSC).

Penulis: Saiful Ma'sum | Editor: moh anhar
Dokumentasi Charlie Hospital Kendal
Direktur Charlie Hospital, dr M Riza Setiawan bersama Branch Manager Rumah Zakat cabang Semarang, Aris Ristian menjalin kerjasama program DDSC, Selasa (28/9/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - Rumah Sakit Charlie Boja, Kendal menggagas program pengobatan gratis melalui Dompet Dana Sehat Charlie (DDSC).

Program ini ditujukan untuk membantu pasien yang tidak mampu agar tetap mendapatkan pelayanan kesehatan gratis.

Khususnya pasien yang tidak memiliki BPJS Kesehatan atau asuransi kesehatan lainnya. 

Baca juga: Truk Terpelorot di Tanjakan Lemah Abang Kabupaten Semarang, Tabrak Mobil dan Motor di Belakangnya  

Baca juga: Penataan Lapak Dirasa Kurang Adil, Pedagang Johar Semarang Berencana Demo ke Pemkot

Baca juga: Bupati Jepara Dian Kristiandi Minta Warga Aktifkan Musala Jadi Pusat Pendidikan untuk Anak-anak

Program bertajuk pengumpulan dana zakat, infaq dan shodaqoh bagi karyawan rumah sakit ini menjadi kabar baik bagi masyarakat kurang mampu.

Mereka kini tidak perlu khawatir lagi soal pengobatan di RS Charlie, apabila masuk dalam kategori warga miskin yang ditentukan.

Direktur Charlie Hospital, dr M Riza Setiawan mengatakan, program ini digagas untuk membantu warga golong menengah ke bawah agar tetap mendapatkan pelayanan kesehatan. 

Kata dia, sumber dana yang digunakan untuk membantu pasien, diperoleh dari dana zakat, infaq dan shodaqoh seluruh karyawan rumah sakit, dokter dan sumber pendanaan dari pihak letiga.

Sasarannya hanya ditujukan kepada pasien yang benar-benar tidak mampu untuk membayar biaya pengobatan dan tidak terjamin asuransi kesehatan. 

"Nantinya, yang berhak hanyalah fakir miskin. Mereka yang lolos seleksi verifikasi DDSC, dan berhak dibantu biaya pengobatan melalui dana yang dihimpun rumah sakit bersama Rumah Zakat Semarang," terangnya, Selasa (28/9/2021).

Banch Manager Rumah Zakat cabang Semarang, Aris Ristian menambahkan, melalui program ini diharapkan pasien yang kesulitan dalam hal ekonomi tetap bisa mendapatkan pelayanan kesehatan secara gratis. 

Pihaknya berkomitmen untuk mengelola dana yang ada agar bisa dimanfaatkan dalam program DDSC.

Baca juga: Pembelajaran PPKn Tentang Hak dan Kewajiban Anak dengan Simulasi

Baca juga: Cedera Ligamen, Pemain Persis Solo Irfan Jauhari Akan Absen dalam Laga Kontra Laskar Kalinyamat

Baca juga: Jelang Laga Lanjutan BRI Liga 1 2021/2022 Pekan Kelima, Madura United Waspadai Teamwork PSIS

"Untuk syarat penerima juga harus lolos survei lapangan dan administrasi," kata dia. 

Rencananya, program ini akan diluncurkan pada awal Oktober nanti. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved