Breaking News:

Berita Pekalongan

Dinkes Kota Pekalongan Gencar Sosialisasikan POPM Filariasis

Dinas Kesehatan Kota Pekalongan mencatat angka filariasis di Kota Pekalongan masih di atas 1 persen.

Penulis: Indra Dwi Purnomo | Editor: galih permadi
Istimewa
Kepala Dinkes Kota Pekalongan, Slamet Budiyanto (kiri) saat melaksanakan rapat koordinasi BIAS yang dilaksanakan di Ruang Kalijaga Setda Kota Pekalongan, Jumat (12/7/19). 

TRIBUNJATENG.COM, PEKALONGAN - Dinas Kesehatan Kota Pekalongan mencatat angka filariasis di Kota Pekalongan masih di atas 1 persen.

Oleh karena itu, Dinkes gencar menggelar sosialisasi untuk pemberian obat pencegahan massal (POPM) Filariasis tingkat kecamatan selama bulan September ini.

Pengelola Program Filariasis Dinkes Kota Pekalongan Opick Taufik saat dihubungi Tribunjateng.com mengatakan, bahwa Dinkes menargetkan 80% masyarakat Kota Pekalongan bisa mendapatkan obat filariasis.

"Kami juga siapkan aplikasi pendataan untuk POPM filariasis dengan harapan, masyarakat semakin banyak yang mengonsumsi obat filariasis untuk pencegahan penyakit," kata Pengelola Program Filariasis Dinkes Kota Pekalongan Opick Taufik, Selasa (28/9/2021).

Disebutkan Opick bahwa setahun minimal mengonsumsi obat filariasis satu kali. Tujuannya untuk mencegah adanya cacing filariasis yang ditularkan melalui gigitan nyamuk.

Pihaknya berharap, masyakat Kota Pekalongan semakin menjaga kebersihan lingkungan dan menjaga kesehatan tubuh.

"Harapannya ketika nanti ada POPM filariasis masyarakat antusias untuk mengonsumsi obatnya," tambahnya. (Dro)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved