Breaking News:

Berita Pekalongan

Inggit: Kemasan dan Pemasaran Harus Dikembangkan Lagi

Situasi pandemi Covid-19 yang masih berlangsung hingga saat ini, tak lantas menghambat tim penggerak (TP) PKK Kota Pekalongan menjalankan

Penulis: Indra Dwi Purnomo | Editor: galih permadi
Dok Kominfo Kota Pekalongan
Ketua TP PKK Kota Pekalongan Inggit Soraya saat melakukan penilaian di Kelurahan Degayu 

TRIBUNJATENG.COM, PEKALONGAN - Situasi pandemi Covid-19 yang masih berlangsung hingga saat ini, tak lantas menghambat tim penggerak (TP) PKK Kota Pekalongan menjalankan semua program kerjanya.

Seperti yang dilakukan oleh Ketua TP PKK Kota Pekalongan Inggit Soraya langsung melihat lebih dekat aktivitas anggota PKK di Kelurahan Gamer, Kecamatan Pekalongan Timur melakukan penilaian dalam lomba Halaman Asri, Teratur, Indah dan Nyaman (Hatinya) PKK tingkat Kota Pekalongan.

Inggit mengatakan, bahwa Hatinya PKK merupakan suatu gerakan masyarakat untuk memanfaatkan halaman di sekitar rumah, agar ditanami dengan tanaman pangan yang produktif ataupun tanaman hias yang diharapkan dapat memberikan nilai lebih, di antaranya untuk keindahan dan kenyamanan rumah tempat tinggal.

"Ada 4 kelurahan yang saya pantau yaitu Kelurahan Bandengan, Degayu, Kandang Panjang, dan Gamer," kata Ketua TP PKK Kota Pekalongan Inggit Soraya, Selasa (28/9/2021).

Inggit mengungkapkan, dari 27 kelurahan yang menjadi peserta ada 12 kelurahan mengikuti penilaian.

Menurutnya, ada beberapa indikator penilaian antara lain pemanfaatan perkarangan rumah, komoditi pangan seperti ternak, ikan, sayuran, dan buah-buahan. Ketiga, seimbang antara karbohidrat, protein hewani, dan nabati, serta adanya inovasi dan kreativitas.

"Inovasi dan kreativitas ini dapat menghasilkan suatu produk. Misalnya di Kelurahan Degayu ada inovasi produk sirup dari mangrove, di Gamer hasil pemanfaatanya berupa sambal. Sehingga, dapat menambah penghasilan juga memberdayakan masyarakat," ujarnya.

Pihaknya berpesan untuk inovasi yang dihasilkan dapat lebih dikembangkan, utamanya dari sisi kemasan dan pemasaran agar dapat menjangkau pangsa pasar yang lebih luas lagi.

"Untuk rasa, sudah kami cicipi enak. Tetapi dari kemasan dibuat lebih menarik lagi. Selain itu juga dari sisi pemasaran bisa dilakukan secara online," tambahnya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved