Breaking News:

Berita Tegal

Pemilik Toko Ragukan Konsep Malioboro Cocok di Tegal, karena Ada Bengkel Mobil hingga Toko Besi

Para pemilik toko yang tergabung dalam Perkumpulan Penghuni dan Pengusaha Jalan A Yani (P3JAYA), mempertanyakan soal Pembangunan City Walk di Jalan Ah

Penulis: Fajar Bahruddin Achmad | Editor: m nur huda
TRIBUNJATENG/FAJAR BAHRUDDIN ACHMAD
Pekerjaan proyek pembangunan City Walk di Jalan Ahmad Yani, Kota Tegal.  

TRIBUNJATENG.COM, TEGAL - Para pemilik toko yang tergabung dalam Perkumpulan Penghuni dan Pengusaha Jalan A Yani (P3JAYA), mempertanyakan soal Pembangunan City Walk di Jalan Ahmad Yani, Kota Tegal

Mereka mengaku tidak setuju dengan konsep pembangunan yang digadang-gadang menyerupai Malioboro di Yogyakarta. 

Humas P3JAYA, Agustino mengatakan, perkumpulan pemilik toko menolak pembangunan di Jalan Ahmad Yani. 

Karena berbeda dengan Malioboro, Jalan Ahmad Yani merupakan pusat niaga. Bukan Malioboro yang dari dulu merupakan ikon wisata di Yogyakarta. 

Ia mengatakan, tanpa konsep yang matang maka akan membuat perilaku masyarakat berubah.

Dari mudah parkir menjadi kesulitan, pola ekonomi akan berubah, lalu lintas akan berubah, dan aneka perubahan lainnya. 

"Di Jalan Ahmad Yani tidak hanya ada pedagang makanan. Kita bisa menemui bengkel mobil, bengkel motor, toko besi, toko gerabah, toko listrik, pedagang pakaian, alat olahraga dan berbagai macam lainnya," katanya kepada tribunjateng.com, Senin (27/9/2021).

Agustino mengatakan, jika konsep pembangunannya adalah city walk, maka perlu ada infrastruktur terlebih dahulu. 

Ia mencontohkan seperti tersedianya kantong parkir. 

Ia berharap, pemerintah menghentikan terlebih dahulu proyek pembangunan Jalan Ahmad Yani. 

Halaman
123
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved