Breaking News:

DPRD Jateng

Masuk Musim Penghujan, DPRD Jateng Minta Pemprov Siapkan Antisipasi Bencana

Anggota Komisi E DPRD Jateng, Jasiman meminta Pemerintah Provinsi Jawa Tengah untuk menyiapkan antisipasi bencana.

Penulis: m zaenal arifin | Editor: Daniel Ari Purnomo
DPRD Jateng
Anggota Komisi E DPRD Jateng, Jasiman. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Anggota Komisi E DPRD Jateng, Jasiman meminta Pemerintah Provinsi Jawa Tengah untuk menyiapkan antisipasi bencana terutama di wilayah rawan bencana di Jateng.

Hal itu sebagai upaya untuk meminimalisir dampak bencana yang terjadi akibat cuaca ekstrim sebagai dampak dari peralihan musim.

"Tentunya kita berharap tidak ada bencana yang terjadi, namun langkah antisipasi tetap harus dilakukan terutama di wilayah-wilayah yang rawan bencana seperti banjir dan tanah longsor," katanya, Rabu (29/9/2021).

Berdasarkan informasi dari BMKG, Jawa Tengah beserta beberapa wilayah lainnya di Indonesia sudah memasuki musim hujan sehingga perlu diperkuat mitigasi bencana.

Jasiman menyebutkan, bencana banjir dan longsor merupakan bencana yang kerap terjadi pada saat curah hujan tinggi.

Selain itu, politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini menegaskan, daerah-daerah juga perlu melakukan edukasi kepada masyarakat terkait mitigasi bencana, serta upaya-upaya pencegahan bencana.

Terkait pencegahan bencana ini, sebelum ini Jasiman telah mendorong BPBD utk bersinergi dengan DLH, Perhutani, Dispertanbun, PSDA, serta masyarakat aktivis lingkungan, terlebih karena bencana-bencana ini terjadi setiap tahun.

"Semoga Jawa Tengah selalu terlindung dari bencana, namun jika ada bencana terjadi maka kita sudah berupaya meminimalisir risiko ataupun dampaknya," tandasnya.

Ia menyebutkan, dari hasil kajian Dinas ESDM terdapat beberapa kabupaten di Jateng yang memiliki wilayah rawan bencana longsor sebagai akibat dari tanah gerak.

"Untuk antisipasi tanah longsor bisa disiapkan alat berat dan satgas penanganan bencana di beberapa titik rawan bencana longsor," sebutnya.

Sementara untuk antisipasi banjir, katanya, bisa disiapkan juga tim satgas penanganan bencana, pompa, juga perahu karet, atau yang lebih efisien dan berorientasi pada pemberdayaan adalah perahu fiber. (Nal)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved