Breaking News:

Berita Video

Video Penyuluhan Keamanan Pangan Bagi Pedagang Pasar Puri Baru Pati

BBPOM di Semarang menggelar penyuluhan kepada para pedagang di Pasar Puri Baru Pati, Selasa (28/9/2021).

TRIBUNJATENG.COM, PATI - Berikut ini video penyuluhan kpangan bagi pedagang Pasar Puri Baru Pati.

Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Semarang menggelar penyuluhan kepada para pedagang di Pasar Puri Baru Pati, Selasa (28/9/2021).

Penyuluhan ini digelar dalam rangka pelaksanaan Program Pasar Pangan Aman Berbasis Komunitas.

Pengawas Farmasi dan Makanan Madya pada BBPOM di Semarang, Agung Suprianto, menjelaskan bahwa program ini merupakan bagian dari Gerakan Keamanan Pangan Terpadu.

"Kami menggandeng Dinas Kesehatan serta Dinas Perdagangan setempat untuk bersama-sama memberi penyuluhan pada sekira 30 pedagang di sini," jelas Agung.

Dia berharap, melalui Program Pasar Pangan Aman Berbasis Komunitas, di Pasar Puri Baru nantinya tidak ada jual-beli pangan yang mengandung bahan berbahaya.

"Harapan kami, seluruh anggota komunitas pasar baik pedagang, pembeli, maupun lainnya sama-sama memahami bahwa makanan yang mengandung bahan berbahaya tidak boleh diperjualbelikan di sini," papar dia.

Agung menyebut, hari ini pihaknya masih menemukan ada produk pangan di Pasar Puri yang terindikasi mengandung bahan berbahaya, yakni pewarna sintetis Rhodamin B. Pewarna ini biasanya digunakan untuk produk tekstil.

"Di sini tadi ada bolu kukus merah, kemudian kerupuk warna merah. Saya bawa sampel untuk kami uji lagi benar atau tidak. Ada indikasi Rhodamin B, pewarna tekstil," kata dia.

Agung menambahkan, dalam rangka menjaga keamanan pangan, pihaknya juga telah memberi bimbingan teknis (bimtek) kepada para petugas pasar.

Mereka juga dibekali test kit. Tujuannya supaya mereka bisa melakukan pengujian mandiri terhadap bahan berbahaya yang sering disalahgunakan pada pangan yaitu formalin, boraks, rhodamine B dan metahnil yellow.

"Namun untuk (mengecek kandungan) boraks biasanya kami tegaskan untuk pengujian lab di BBPOM Semarang," tutur dia.

Nantinya, lanjut Agung, setelah Pasar Puri Baru memenuhi seluruh persyaratan sebagai Pasar Pangan Aman, diharapkan pemerintah daerah bisa mereplikasinya pada pasar yang lain.

Sehingga seluruh pasar di Pati benar-benar hanya memperjualbelikan produk pangan yang aman dan terbebas dari bahan berbahaya. (adv)

TONTON JUGA DAN SUBSCRIBE:

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved