Breaking News:

Berita Banjarnegara

Ada 20 Paket Kegiatan Infrastruktur Senilai Rp 240 Miliar di Banjarnegara, November Ditarget Rampung

Pembangunan infrastruktur di Kabupaten Banjarnegara tak terganggu menyusul ditahannya Bupati Banjarnegara Budhi Sarwono oleh KPK.

Penulis: khoirul muzaki | Editor: moh anhar

TRIBUNBANYUMAS. COM, BANJARNEGARA - Pembangunan infrastruktur di Kabupaten Banjarnegara tak terganggu menyusul ditahannya Bupati Banjarnegara Budhi Sarwono oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). 

20 paket kegiatan proyek di 20 kecamatan masih berjalan sampai sekarang. Sekretaris Dinas PUPR Banjarnegara Arqom Al Fahmi mengatakan, kegiatan pembangunan infrastruktur di Banjarnegara untuk tahun anggaran 2021 masih berlangsung sampai November mendatang. 

"Hingga bulan November sudah selesai semua kegiatan 2021," katanya,  Kamis (30/9/2021) 

Baca juga: Tiga Cewek Karyawan Tempat Pijat Semarang Keracunan, Diduga dari Asap Jenset

Baca juga: Bupati Dico Canangkan Tiap Desa Punya Satu Embung, Lestarikan Dulu Baru Nanti Jadi Sumber Makanan

Baca juga: Cara Mudah Mencerahkan Kulit Wajah, Ini 7 Langkahnya, Bisa Dicoba di Rumah

Arqom mengatakan, pembangunan infrastruktur di Kabupaten Banjarnegara pada Tahun 2021 terbagi ke dalam 20 paket kegiatan.  20 paket kegiatan itu tersebar di 20 kecamatan di Kabupaten Banjarnegara. 

Jenis pekerjaan umumnya terdiri dari pembangunan jalan, jembatan hingga infrastruktur pendukung semisal talut. 

Nilai proyek pada setiap paket kegiatan pun bervariasi, mulai Rp 2,5 miliar hingga Rp 25 miliar. 

"Total sekitar Rp 240 miliar di Bina Marga untuk tahun 2021," katanya

Delapan paket kegiatan di delapan kecamatan telah rampung pekerjaannya. Saat ini, kata dia, masih menyisakan 12 paket kegiatan yang belum selesai pekerjaannya atau masih berjalan. 

Baca juga: Kasus Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang, Polisi Sebut Kejahatan yang Luar Biasa dan Terencana

Baca juga: Ganjar Pranowo Sebut Borobudur Marathon Jadi Momentum Lahirnya Sport Tourism Skala Internasional

Baca juga: Bupati Dian Resmikan Showroom Produk Kerajinan Jepara: Semoga Bisa Mengangkat Industri Kota Ukir

Arqom optimis, seluruh kegiatan itu akan selesai pada waktunya sesuai target. Termasuk untuk perbaikan talut di ruas Kutayasa-Larangan yang sempat viral karena hancur dipukul tangan kosong anggota dewan. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved