Breaking News:

Hongkong Excellen-SILO Bangun Smelter Bahan Baku Baterai Mobil Listrik di Kotabaru

Investasi proyek itu mencapai 65 juta dollar AS, dengan target produksi mulai Mei 2022, yakni akan memproduksi ferronickel sekitar 80 ribu ton/tahun.

Editor: Vito
ISTIMEWA VIA TRIBUNNEWS
Peresmian ground breaking proyek smelter RKEF PT Excellen Silo Ferroalloy, kerja sama antara Hongkong Excellen dan PT Sebuku Iron Lateritic Ores (SILO), di Kotabaru, Kalimantan Selatan, Rabu (29/9). 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Rencana pemerintah menjadikan Indonesia sebagai pusat baterai mobil listrik dunia tampaknya segera terwujud.

Keseriusan pemerintah terbukti mampu menarik sejumlah investor dunia menanamkan modalnya di Tanah Air, dalam pengembangan industri tersebut.

Setelah Hyundai Motor Group bersama mitranya LG Energy Solution Ltd merealisasikan pabrik baterai mobil listrik di Karawang, Jawa Barat, kini giliran Hongkong Excellen meresmikan pembangunan pabrik bahan baku baterai mobil listrik di Kotabarau, Kalimantan Selatan.

Perusahaan patungan antara CATL, produsen baterai mobil listrik terbesar di dunia, dengan Putailai, produsen katoda baterai lithium terbesar di dunia itu, pada tahap pertama bekerjasama dengan PT SILO membangun smelter RKEF (rotary kiln electric furnace).

Dengan mengandeng PT Sebuku Iron Lateritic Ores (SILO) yang merupakan bagian dari Salim Group, perusahan papan atas tambang biji besi itu melakukan ground breaking proyek smelter RKEF PT Excellen Silo Ferroalloy di Kotabaru, Kalimantan Selatan.

"Hongkong Excellen merupakan perusahaan patungan antara Robin Zeng founder dan shareholder pengendali CATL, produsen baterai mobil listrik terbesar di dunia, bersama dengan Liang Feng, founder dan shareholder pengendali Putailai, produsen katoda baterai lithium terbesar di dunia," jelas Huang Shanfu, Presiden Direktur PT Excellen Silo Ferroaloy, saat meresmikan peletakan batu pertama smeleter, di Kotabaru, Rabu (29/9).

Menurut dia, kedua perusahaan itu memiliki keunggulan di bidangnya masing-masing, yang bekerjasama mencari pasokan sumber daya logam untuk bahan baku baterai mobil listrik.

"Dengan keunggulan itu, kami bersinergi, sehingga menjadi faktor penting penjamin kesuksesan proyek ini," tegas Huang Shanfu.

Hadir dalam acara tersebut di antaranya Sekretaris Daerah Pemkab Kotabaru, Said Akhmad; Presiden Direktur PT SILO, Effendy Tios; GM PLN Area Kalselteng, Tonny Bellamy.

Huang Shanfu menuturkan, investasi yang ditanamkan dalam proyek tersebut mencapai 65 Juta dollar AS.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved