Breaking News:

Berita Kriminal

Impian Terbebas Kredit Buyar Setelah Polisi Ungkap Rekayasa Pencurian Mobil Seorang Pemuda

Mimpi terbebas dari kredit mobil sirna setelah polisi membongkar rekayasa pencurian dua pemuda.

Editor: rival al manaf
DAILY EXPRESS
Ilustrasi mobil hilang 

TRIBUNJATENG.COM, SUMSEL - Mimpi terbebas dari kredit mobil sirna setelah polisi membongkar rekayasa pencurian dua pemuda.

Keduanya adalah Ekri Sucipto (26) dan Johan (28) warga Kabupaten Empat Lawang, Sumatera Selatan.

Mereka sebelumnya melapor kehilangan satu unit mobil pick up ke polisi.

Namun ketika diselidiki polisi mobil pick up yang dilaporkan hilang itu ternyata telah dijual oleh mereka kepada seseorang seharga Rp 19 juta.

Baca juga: Bobol Minimarket, Pencuri Ini Gondol Makanan Kedaluwarsa

Baca juga: Hasil Tes Acak Pelajar di Kabupaten Tegal Ditemukan 2 Siswa Positif Covid-19

Baca juga: Update Corona Wonosobo Hari Ini Kamis 30 September 2021: 14,586 Positif Covid, Jateng 481.666

Kapolsek Tebing Tinggi AKP M Aidil mengatakan, bahwa Ekri dan Johan semula datang ke polsek dan mengaku mobilnya yang terparkir di halaman rumah kontrakan mereka telah hilang dicuri.

Petugas lalu melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan melakukan pemeriksaan terhadap kedua tersangka ini.

Namun dalam proses itu polisi menemui banyak kejanggalan dari peristiwa hilangnya mobil tersebut.

Petugas lalu kembali melakukan pendalaman sampai akhirnya Ekri dan Johan berkata jujur.

"Ternyata mobil itu sudah dijual oleh kedua tersangka seharga Rp 19 juta. Mereka sengaja membuat laporan palsu agar mendapatkan asuransi dan terbebas dari kredit leasing," kata Aidil, Rabu (30/9/2021).

Baca juga: Tumbuhkan Semangat Belajar Bentuk Akar melalui Joyful Learning

Baca juga: Aksi Demonstrasi di Pati: Gara-Gara Trenggono Nelayan Rekoso!

Baca juga: Sinopsis Drakor Boys Over Flowers Episode 3, Hee Soo Presiden Shinhwa Tiba-tiba Pulang

Uang hasil penjualan mobil tersebut digunakan Ekri dan Johan untuk memperbaiki alat organ tunggal milik tersangka.

Dari tersangka, polisi masih mendapatkan barang bukti berupa uang Rp 12 juta yang belum sempat digunakan.

"Motif tersangka hanya ingin mendapatkan asuransi dari pihak leasing sehingga sengaja membuat laporan palsu "ujarnya.

Atas perbuatannya, kedua tersangka pun dikenakan pasal 242 KUHP tentang penipuan dengan ancaman penjara selama 7 tahun. (*)

Artikel ini telah tayang di kompas.com dengan judul Tak Mau Bayar Kredit, Dua Pria Ini Kompak Buat Laporan Palsu Kehilangan Mobil

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved