Breaking News:

Berita Kendal

Strategi Bupati Dico Bangun Kembali Kendal: Kendal Recovery

Bupati Kendal Dico M Ganinduto mengatakan berdasarkan RPJMD Kabupaten Kendal Tahun 2021-2026, arah kebijakan di 2022 adalah Kendal Recovery.

Penulis: Saiful Ma'sum | Editor: Daniel Ari Purnomo
Dok. Pemkab Kendal
Bupati Kendal, Dico M Ganinduto menyerahkan Nota Keuangan Raperda APBD 2022 kepada Ketua DPRD Muhammad Makmun, Kamis (30/9/2021) di ruang paripurna DPRD Kendal. 

TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - Bupati Kendal Dico M Ganinduto mengatakan bila pemerintah mulai menatap kembali roda pembangunan setelah terdampak pandemi Covid-19.

Satu di antaranya dengan mengoptimalkan anggaran pendapatan belanja daerah (APBD) tahun anggaran 2022.

Menurutnya, berdasarkan RPJMD Kabupaten Kendal Tahun 2021-2026, arah kebijakan di 2022 adalah Kendal Recovery.

Artinya, menitikberatkan pada pembangunan seluruh aspek guna terwujudnya kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Kendal melalui beberapa kebijakan.

Misalnya melalui upaya pemerataan dan peningkatan kualitas pelayanan pendidikan, peningkatan akses, mutu, dan kualitas pelayanan kesehatan yang murah dan terjangkau.

Kemudian, pengembangan ekonomi kerakyatan berbasis potensi daerah, peningkatan kualitas pelayanan investasi daerah dan penciptaan lapangan kerja untuk menurunkan tingkat pengangguran dan kemiskinan.

Beberapa pokok fokus lainnya adalah, perbaikan tata kelola pemerintahan yang didukung pengembangan SDM dan aparatur pemerintah yang profesional.

Selain itu, juga kelembagaan pemerintah yang efektif, efisien, transparan, dan akuntabel, pemerataan infrastruktur, serta peningkatan ekspor produk unggulan daerah.

"Untuk itu, marilah kita berusaha mengambil langkah-langkah strategis secara tepat, terarah dan konkret dengan melakukan optimalisasi penerimaan sumber daya yang kita miliki. Serta, ketepatan dalam pendistribusian belanja daerah untuk mencapai tujuan pembangunan daerah sesuai dengan apa yang kita cita-citakan," terangnya seusai menyerahkan Nota Keuangan Raperda APBD 2022, Kamis (30/9/2021) di Ruang Paripurna DPRD Kendal.

Dico juga menyampaikan beberapa substansi RAPBD 2022.

Pendapatan daerah ditarget Rp 2,39 triliun, sedangkan belanja daerah sebanyak Rp 2,43 triliun, dan defisit Rp 39,1 miliar.

Dalam hal pembiayaan daerah, penerimaan Rp 75 miliar dan pengeluaran Rp 35,9 miliar.

Untuk pembiayaan neto sebesar Rp 39,1 miliar, sehingga silpa tahun anggaran Rp 0.

"Saya harap dalam pembahasan ini berjalan dengan lancar agar tidak terjadi keterlambatan," harapnya. (sam)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved