Breaking News:

Berita Kendal

Tim Pengabdian Unnes Beri Pelatihan UMKM di Lereng Utara Gunung Ungaran

Tim Pengabdian Unnes dan tim KKN berkolaborasi melakukan pelatihan kepada warga Desa Ngesrepbalong.

Penulis: faisal affan | Editor: sujarwo
Dok. Tim pengabdian Unnes
Anggota dari tim pengabdian Unnes dan tim KKN Unnes saat sedang memberikan pelatihan kepada pelaku UMKM di Desa Ngesrepbalong, Kecamatan Limbangan, Kabupaten Kendal. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Demi menggeliatkan potensi wisata di lereng Utara Gunung Ungaran, tim Pengabdian Unnes dan tim KKN Kemitraan Unnes berkolaborasi melakukan pelatihan kepada warga Desa Ngesrepbalong, Kecamatan Limbangan, Kabupaten Kendal.

Anggota dari tim pengabdian Unnes dan tim KKN Unnes saat sedang memberikan pelatihan kepada pelaku UMKM di Desa Ngesrepbalong, Kecamatan Limbangan, Kabupaten Kendal.
Anggota dari tim pengabdian Unnes dan tim KKN Unnes saat sedang memberikan pelatihan kepada pelaku UMKM di Desa Ngesrepbalong, Kecamatan Limbangan, Kabupaten Kendal. (Dok. Tim pengabdian Unnes)

Pelatihan yang dilakukan di Aula Gunungsari Kafetaria ini, bertujuan untuk mempromosikan produk UMKM dan pariwisata yang ada di Desa Ngesrepbalong, Kecamatan Limbangan, Kabupaten Kendal.

Tim Pengabdian Unnes yang terdiri dari Wahid Akhsin Budi NS, Margareta Rahayuningsih, dan Fulia Aji Gustaman, juga menggandeng kelompok sadar wisata, karangtaruna, dan tentunya pelaku UMKM yang ada di Dusun Gunungsari.

Wahid Akhsin Budi NS, ketua tim Pengabdian Unnes, mengatakan peserta sangat antusias ketika pihaknya memberikan materi pelatihan. Materi yang diberikan pun beragam.

"Pelatihan dipimpin oleh Lintang Anugerah, anggota HIPMI Unnes. Materinya tentang pelabelan, promosi, perizinan produk, dan produksi. Pelaku UMKM pun juga diajak untuk mengemukakan beberapa kendala, untuk dibantu ditemukan solusinya," jelasnya, Rabu (29/9/2021) siang.

Menurutnya, sebuah lokasi wisata dan peran UMKM setempat sangat berpotensi dalam menggaet wisatawan. Sebab, pelaku UMKM bisa menciptakan cinderamata yang khas dari daerah tersebut.

"Potensi yang ada di Desa Ngesrepbalong sangat banyak. Baik pariwisatanya maupun produk UMKM-nya. Tinggal kami bantu tata ulang supaya minat wisatawan untuk datang ke sini semakin tinggi," ucapnya.

Sementara itu, Lintang Anugrah, anggota HIPMI Unnes, menerangkan bahwa banyak pelaku UMKM di Desa Ngesrepbalong yang fokus di bidang makanan ringan dan minuman.

"Hasil alam dari Desa Ngesrepbalong sangat variatif. Mulai dari buah jipang, teh, bunga telang, dan kopi. Sehingga ini tinggal diolah sedemikian rupa, supaya menarik minat wisatawan," tambahnya.

Ketua Pokdarwis Gunungsari, Pungkas Wahyudi berharap apa yang sudah diberikan oleh tim Pengabdian Unnes dan tim KKN Kemitraan Unnes, bisa terus dilakukan secara konsisten oleh para peserta.

"Setelah kegiatan pelatihan pun kami dibantu untuk mengajukan Nomor Induk Berusaha (NIB). Sekaligus masih mendapat pengawalan dari tim melalui grup whatsapp. Maka kesempatan ini akan kami gunakan sebaik-baiknya," tutupnya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved