Breaking News:

Berita Kendal

Bupati Dico Ajak ASN Kendal Upacara Hari Kesaktian Pancasila di Tempat Bersejarah

Hal baru tersaji di Kabupaten Kendal ketika memperingati Hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober 2021.

Penulis: Saiful Ma'sum | Editor: moh anhar
TRIBUN JATENG/SAIFUL MA'SUM
Sejumlah ASN, tokoh masyarakat dan warga binaan Lapas Pemuda Kendal mengikuti upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila, Jumat (1/10/2021) di Lapas Pemuda Plantungan. 

TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - Hal baru tersaji di Kabupaten Kendal ketika memperingati Hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober 2021.

Bupati Kendal, Dico M Ganinduto mengajak Forkopimda dan ASN di beberapa organisasi perangkat daerah (OPD) dengan menggelar upacara di tempat bersejarah Lapas Pemuda Plantungan, Jumat (1/10/2021).

Tak hanya itu, sejumlah tokoh masyarakat dan para warga binaan turut dihadirkan untuk memperingati momen spesial setiap 1 Oktober.

Baca juga: Walisongo Halal Center Diminta Susun Program Prioritas

Baca juga: Suami Bakar Anak dan Istrinya yang Hamil, Marah Korban ke Bidan Sendirian

Baca juga: Rumah Dijual Baru - Bekas dan Tanah Murah Semarang Jumat 1 Oktober 2021

Bupati Dico mengatakan, Lapas Pemuda Plantungan dipilih menjadi lokasi upacara karena menjadi salah satu saksi sejarah peristiwa G30 SPKI.

Beberapa sisa bangunan yang terletak di paling ujung lapas, konon manjadi tempat tahanan para gerakan wanita Indonesia (Gerwani).

Sebuah organisasi wanita dikenal menjadi sayap PKI yang berdiri di Semarang, Jawa Tengah.

Dengan menggelar upacara di Lapas Plantungan, Dico ingin masyarakat Kendal terkhusus para pejabat di lingkungan pemerintah daerah tidak melupakan sejarah yang pernah terjadi di Kabupaten Kendal.

"Kita upacara di sini (Lapas Plantungan) untuk mengenal sejarah. Dulu di sini pernah dijadikan tempat penahanan anggota Gerwani sebagai tahanan politik. Maka kami upacara di sini supaya tidak melupakan sejarah yang ada di Kabupaten Kendal," terangnya.

Dico melanjutkan, peringatan Hari Kesaktian Pancasila menjadi momen masyarakat mengingat kembali sejarah Indonesia.

Dengan itu, Dico berharap ke depannya tidak ada lagi yang mencoba untuk mengubah ideologi Pancasila.

Dengan cara, berusaha menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) sekuat tenaga. 

"Ke depan, kita berharap tidak ada yang bisa mengganggu gugat NKRI, ideologi Pancasila. Dan kita siap untuk mengedepankan perjuangan (agar, red) tidak ada lagi yang berani untuk merubah maupun mengganggu ideologi Pancasila," tegasnya.

Baca juga: Komplotan Pembobol ATM Geng Lebak Rajin Latihan Ngelas Jelang Beraksi, Sewa Truk untuk Kelabui Warga

Baca juga: Komplotan Pembobol ATM Ditangkap Polisi: 8 Hari Beraksi Gasak Hampir 1 M, Termasuk ATM di Gunungpati

Baca juga: Objek Wisata di Ruang Tertutup di Solo Dibuka Pekan Depan

Usai menggelar upacara, Dico bersama Forkopimda meninjau beberapa bangunan sisa peninggalan sejarah di dalam lapas.

Ia juga berbincang-bincang dengan seorang tokoh masyarakat yang menjadi saksi peristiwa sejarah terjadi di Kabupaten Kendal. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved